1,5 Juta Wisatawan Padati Lokasi Wisata Laut

Sukabumi (ANTARA) - Sekitar 1,5 juta wisatawan memadati objek wisata laut di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, khususnya di Palabuhanratu pada puncak liburan sekolah dan akhir pekan.

"Dari pendataan yang kami lakukan sejak Rabu (11/7) sampai Minggu sekitar 1,5 juta wisatawan memadati objek wisata laut dan puncak kepadatannya terjadi pada hari ini," kata Humas Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Sukabumi, Erik kepada ANTARA, Minggu.

Menurut Erik, kepadatan wisatawan ini karena banyak wisatawan lokal dan dari luar Sukabumi datang untuk merayakan datangnya bulan suci Ramadhan atau "munggahan" dan puncak liburan sekolah.

Mayoritas yang datang ke objek wisata laut dengan cara konvoi kendaraan roda dua dan banyak yang menggunakan kendaraan bak terbuka serta mobil pribadi. "Mayoritas wisatawan yang datang khususnya ke Palabuhanratu berasal dari Sukabumi dan kota terdekat seperti Bogor, Cianjur, Jakarta dan Bandung," katanya.

Menurut dia, pada hari ini lonjakan wisatawan sangat signifikan dan menjelang siang, wisatawan yang datang terus bertambah. Bahkan seluruh pesisir pantai dipenuhi wisatawan dan terjadi antrean panjang di pintu masuk objek wisata baik yang mau keluar maupun masuk.

"Wisatawan yang datang sangat padat, khawatir terjadi kembali adanya wisatawan yang terseret ombak atau kecelakaan, maka dari itu kami memperketat pengamanan di sekitar objek wisata," kata Erik.

Sementara, Rudiansyah warga Bandung menambahkan, dirinya sengaja datang ke Palabuhanratu bersama keluargannya untuk menghabiskan waktu libur sekolah anaknya dan "munggahan".

"Ini yang baru pertama kalinya datang ke Palabuhanratu dan ternyata saat datang sudah sangat penuh bahkan dari Bandung sempat terjebak macet di beberapa titik," kata Rudi. (ar)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.