TRIBUNNEWS.COM, MUARAENIM - Sebanyak 370 warga Desa Pulau Panggung, Kecamatan Semende Darat Laut (SDL), Kabupaten Muaraenim, Sumatera Selatan, menggelar kegiatan sangrai (menggoreng kopi) di tepi jalan sepanjang 1,5 km, Kamis (23/2/2012).
Sayangnya kegiatan ini tidak terpantau oleh tim Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk kategori sangrai atau menggoreng kopi terpanjang.
Informasi yang berhasil dihimpun Sripoku.com, ratusan warga dari pagi sudah menyiapkan berbagai jenis penggorengan beserta peralatan seperti tungku, kayu dan sebagainya yang diletakkan di sepanjang jalan desa.
Ketika kegiatan penggorengan kopi (sangrai) dilakukan, Desa Pulau Panggung, nyaris tertutup asap yang keluar dari pembakaran api.
“Memang sayang sekali ya, kegiatan sebagus ini dan cukup langka, tetapi tidak dimanfaatkan sebaik mungkin,” ujar beberapa warga yang ikut menyaksikan kegiatan penggorengan tersebut.
Menurut Bupati Muaraenim Muzakir Sai Sohar, kegiatan sangrai kopi ini bertujuan untuk mempromosikan dan mempopulerkan Kopi Semendo secara lokal. Mengingat kopi yang berasal dari wilayah Semende merupakan salah satu komoditas unggulan bidang perkebunan di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel).
Dalam hal ini, para peserta merupakan warga masyarakat setempat yang rata-rata merupakan para petani kopi dari berbagai kalangan dan usia.
"Antusias masyarakat setempat untuk mengikuti dan mensukseskan acara ini sangat besar. Dari sini, kita bisa melihat bahwa masyarakat setempat juga memiliki keinginan yang besar untuk memperkenalkan kopi Semendo secara lebih luas," ujar Muzakir.


Berita hiburan dari Yahoo! OMG
Belum ada komentar