Perang Lawan Geng Motor

16 Bank Bergabung KDKE Antisipasi Kerugian Operasional

  • Transaksi Pembayaran dengan e-money Dimulai Juni

    Antara

    Medan (ANTARA)- Bank Indonesia mulai menjalankan transaksi pembayaran dengan menggunakan e-money (uang elektronik) pada Juni mendatang."Peluncuran program dan produk financial inclusion, transaksi pembayaran dengan menggunakan e-money itu akan mulai dicoba di enam provinsi termasuk di Sumut," kata Direktur Divisi Komunikasi Bank Indonesia Pusat, Peter Yakub, di Medan. Kamis.Selain Sumut, "pilot project" e-money itu dilakulkan di Sumatera Selatan, Jawa Timur, Jawa Tengah, Kalimantan Timur dan

  • Sri Mulyani Masuk 100 Wanita Berpengaruh Forbes

    Sri Mulyani Masuk 100 Wanita Berpengaruh Forbes

    Tempo
    Sri Mulyani Masuk 100 Wanita Berpengaruh Forbes

    TEMPO.CO, Jakarta - Sri Mulyani masuk dalam daftar 100 wanita paling berpengaruh di dunia versi majalah Forbes. Wanita yang kini menjabat sebagai Direktur Pengelola Bank Dunia tersebut menduduki peringkat ke-55. Peringkat pertama ditempati kanselir Jerman, Angela Merkel. Tahun ini, Merkel menjadi wanita paling berpengaruh di dunia versi Forbes untuk kedelapan kalinya.

  • Dahlan: Lima Holding Saja Sudah Alhamdulilah

    Dahlan: Lima Holding Saja Sudah Alhamdulilah

    Tempo
    Dahlan: Lima Holding Saja Sudah Alhamdulilah

    TEMPO.CO, Jakarta -Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyampaikan aspirasinya terkait pembentukan holding. Ia mengakui pembentukan holding perusahaan BUMN tidaklah mudah dan memerlukan waktu yang lama."Lima holding saja sudah Alhamdulilah, sekarang kita baru punya holding Pupuk dan Semen," katanya di depan mahasiswa Universitas Indonesia, ketika memberikan kuliah umum Kamis 23 Mei 2013.

Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 16 bank di Indonesia bergabung dalam Konsorsium Data Kerugian Eksternal di Jakarta, Jumat, untuk mengantisipasi dan meminimalkan kerugian operasional yang dialami bank-bank di Indonesia.

"Dalam KDKE ini, institusi perbankan bisa berbagi data mengenai kerugian operasional masing-masing, dengan mekanisme ini diharapkan mereka bisa belajar satu sama lain," kata Direktur Penelitian dan Pengaturan Perbankan Bank Indonesia Mulya Siregar usai peluncuran KDKE.

Mulya mengatakan bahwa dunia perbankan di Indonesia akan semakin kuat jika lembaga keuangan tersebut saling membagi informasi mengenai resiko operasional yang dihadapi.

Dia mencohtohkan kasus penggelapan uang Melinda Dee di Citibank tidak akan terulang karena bank yang lain dapat meminta data mengenai kasus terebut untuk dipelajari dan diantisipasi.

Direktur Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Muljana Soekarni sebagai pihak yang membentuk konsorsium mengatakan bahwa tujuan utama KDKE adalah untuk mengantisipasi dan memitigasi risiko secara akurat dan menyeluruh.

"Untuk antisipasi dan mitigasi itulah sebuah bank harus mempunyai data kerugian yang lengkap baik dari internal maupun eksternal," kata Muljana.

Muljana menjelaskan bahwa bank semala ini hanya memperoleh data kerugian eksternal yang tidak terstruktur dari media massa. Hal tersebut mengakibatkan resiko yang dihadapi perbankan tidak terpetakan dan kemudian menyebabkan tidak optimalnya pengelolaan risiko operasional.

"Dengan konsorsium ini, data eksternal yang disediakan sudah terstruktur dan diolah," kata Muljana.

Bank yang telah bergabung dalam konsorsium ini adalah BCA, Bank DKI, BPD Jateng, BPD DIY, BTPN, Bank Sahabat Sampoerna, Bank Nagari, BPD Jambi, BTN, Bank Sulselbar! BPD Kalteng, BNI, Bank Mandiri, Bank Jabar Banten, Bank Permata, dan Bank Bukopin.

Muljana sendiri mengatakan bahwa LPPI sudah melakukan pendekatan kepada 120 bank di seluruh Indonesia.

Menurut dia, semua bank besar sudah masuk konsorsium kecuali Bank Rakyat Indonesia. (tp)


PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Artikel Bisnis Terpopuler

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat