Berburu Harta Luthfi

2013, Golkar Tentukan Calon Wakil Presiden

TEMPO.CO , Jakarta: Setelah mendeklarasikan Aburizal Bakrie sebagai bakal calon presiden untuk Pemilu 2014, Partai Golongan Karya belum berencana menetapkan pasangan ketua umum partai berlambang pohon beringin itu. "Akhir 2013 mungkin baru menentukan calon wakil presiden," kata Wakil Ketua Umum Partai Golkar Agung Laksono .

Agung menjelaskan, calon pasangan Aburizal ada kemungkinan berasal dari kalangan internal Partai Golkar. Syaratnya, tingkat keterpilihan (elektabilitas) Aburizal sebagai calon presiden terus-menerus di atas 30 persen. "Tergantung perkembangan, terutama dari survei,” kata Agung. Jika di bawah 30 persen, »Harus tahu diri berkoalisi.”

Golkar mengklaim masih memiliki banyak waktu untuk sosialisasi dan menyusun strategi pemenangan. Termasuk mematangkan pilihan-pilihan pendamping bagi Ical. "Repot kalau sampai hari terakhir masih belum kompak," kata politikus yang sedang menjabat Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat ini.

Tetapi, Agung menjelaskan, survei tidak sekadar melihat tingkat keterpilihan Aburizal. "Juga melihat elemen daerah, masyarakat mana yang belum tergarap, cara kampanye seperti apa yang terbaik," kata Agung.

ARYANI KRISTANTI

 

Terpopuler:

Tersangka Korupsi Quran Disadap KPK?

KPK Kantongi Rekaman Pembicaraan Tersangka Korupsi Quran

Kapolri Sewot Perwira Tinggi Salah Ucap Laporan

Cekcok dengan @UmarSyahdat versi @Triomacan

Pukat Menduga Ada Pemain Kolektif Kasus Alquran

Pencalonan Ical Rentan Korupsi Politik

Saksi: PKS Pilih Jatah Proyek Ketimbang Duit

Ical Tanggung Dana Kampanye Golkar?

Tiap Tahun, Proyek Quran Dikerjakan Satu Pengusaha

Lagi, Mobil Danramil Ditembak Kelompok Bersenjata

 

 

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat