Kabut Asap

2013, Pemerintah Bangun 350.000 Unit Rumah MBRi  

  • Beli ANTV, MNC Belanja Rp 4,9 Triliun

    Plasadana

    PLASADANA.COM - MNC Group menunjukkan ambisinya untuk menguasai bisnis media, terutama televisi, di Indonesia. Setelah menguasai tiga stasiun televisi terestrial dan jaringan televisi kabel Indovision, perusahaan milik Harry Tanoesoedibjo itu kini menguasai ANTV yang dimiliki grup Bakrie.Reuters mengabarkan, MNC mengeluarkan dana US$ 500 juta atau sekitar Rp 4,9 triliun untuk membeli saham PT Cakrawala Andalas Televisi yang mengelola ANTV. Namun belum diketahui proporsi saham yang diambil alih …

  • BRI Mulai Layanan Tanpa Kantor

    Plasadana

    PLASADANA.COM - Untuk memperluas layanan perbankan terhadap individu yang masih kesulitan dalam mengakses produk dan jasa keuangan, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk meluncurkan layanan terbaru bernama T-Bank.Adapun layanan tersebut dilakukan dengan menggandeng PT Telkom sebagai mitra yang bertugas menyiapkan infrastruktur teknis. Yakni, mulai dari sistem hingga aplikasi dari layanan tersebut.Layanan ini rencananya diuji coba oleh BRI di dua provinsi: Kecamatan Ayah, Sempor dan Karangayam …

  • Tiga Bandara Berpotensi Terkena Dampak Kabut Asap

    Tiga Bandara Berpotensi Terkena Dampak Kabut Asap

    Tempo
    Tiga Bandara Berpotensi Terkena Dampak Kabut Asap

    TEMPO.CO, Jakarta-- Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) menyebut ada tiga bandara yang berpotensi terkena dampak kabut asap akibat kebakaran hutan di Sumatera. "Bandara di Pekanbaru, Batam dan Jambi," kata Direktur Keselamatan dan Standar LPPNPI, Wisnu Darjono, saat dihubungi Tempo, Kamis, 20 Juni 2013. …

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah berencana membangun 350.000 unit rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) pada tahun 2013. Jumlah ini naik dari target 2012 sebanyak 144.000 unit rumah yang saat ini sedang menunggu proses KPR di bank.

"Pembangunannya akan kami lakukan merata di seluruh Indonesia dengan sasaran utama buruh," kata Menteri Perumahan Rakyat, Djan Faridz, kepada Tempo ketika ditemui sesuai rapat kerja dengan Komisi V DPR pada Kamis, 7 September 2012.

Untuk harga rumahnya, kata Djan, dipastikan murah dengan kisaran Rp 88 juta, Rp 95 juta, dan Rp 145 juta. Harga Rp 145 juta adalah rumah di daerah Papua, sedangkan untuk di Jabodetabek dibanderol pada kisaran Rp 95 juta dan daerah lain Rp 88 juta.

Menurut kader Partai Persatuan Pembangunan tersebut, dengan sudah disetujuinya penghapusan pajak pertambahan nilai (PPN), maka program fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) akan lebih mudah.

Paling tidak masyarakat yang mengajukan tinggal menunggu kepastian dari bank ketika mengajukan KPR. Menurut Djan, waktunya tidak lama, maksimal dua bulan dari pengajuan.

Selain itu, pemerintah juga menargetkan pemberian 500.000 rumah swadaya kepada masyarakat. Jumlah ini naik dari tahun 2012 sebesar 250.000 unit rumah dan sudah tersalur kepada 25.000 kepala keluarga.

SYAILENDRA

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Jajak Pendapat Yahoo!

Setujukah Anda jika Pekan Raya Jakarta kembali diselenggarakan di Monas?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat