28 Orang Tewas di India Saat Bus Jatuh ke Jurang

Shimla (AFP/ANTARA) – Sedikitnya 28 orang tewas ketika sebuah bus yang kelebihan muatan jatuh ke dalam sebuah jurang di sebelah utara India, ujar kepolisian pada Selasa.


Bus, yang membawa lebih dari 45 penumpang, yang mana banyak dari mereka berada di atas atap, menyimpang dari jalan di wilayah Himachal Pradesh yang jarang penduduknya dan berbukit bukit, pada Senin malam.


“28 jenazah dan lima orang terluka ditemukan dalam kecelakaan tersebut,” ujar Diljeet Thakur, inspektur kepolisian wilayah setempat, kepada AFP, yang menambahkan bahwa jumlah kematian akan meningkat karena banyak orang yang masih dilaporkan hilang.


Penyebab kecelakaan tersebut belum diketahui namun seorang wanita yang selamat mengatakan bahwa sopir bus tersebut kehilangan kendali kendaraan di sebuah tikungan yang tajam.


Kecelakaan terjadi dekat Lembah Kangra yang indah, sekitar 250 kilometer dari ibu kota Shimla. Area tersebut berbahaya dan dikenal dengan jalanannya yang zig-zag.


Para penduduk merupakan yang pertama menuju ke tempat kejadian dan dengan panik berupaya mengeluarkan korban tewas dan terluka dari puing-puing tersebut.


Pada bulan lalu, 52 orang tewas dan 45 orang terluka di Himachal Pradesh, dalam salah satu kecelakaan terburuk di India dalam beberapa tahun ini.


India memiliki jumlah kematian akibat kecelakaan di jalan terbesar di dunia, dengan lebih dari 110.000 orang tewas dalam kecelakaan pada tahun lalu, menurut Badan Pencatatan Kejahatan Nasional. (dh/ml)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.