TEMPO.CO, Bojonegoro-Sebanyak 30 penembak jitu (sniper) akan diterjunkan di jalur mudik lebaran di pantai utara Jawa yang melintas di Tuban, Lamongan, dan Bojonegoro. Para sniper itu, berasal dari Detasemen C Pelopor Satuan Brigade Mobile (Brimob) III Polda Jatim di Bojonegoro.
Dari 30 personel ini, akan berjaga di jalur pantai utara dari Kecamatan Tuban di sebelah barat, seperti Bancar, Tambakboyo, Jenu, Kecamatan Kota hingga ke Kecamatan Palang, Semanding dan Widang, di sebelah timur Kota Tuban. Selanjutnya, juga dijaga pantai utara di pesisir Lamongan, seperti Kecamatan Brondong dan Kecamatan Paciran Lamongan.
Sebagian anggota juga terkonsentrasi di jalur perbatasan antara Bojonrgoro-Tuban seperti Kecamatan Semanding dan Plumpang. Penjagaan juga dikonsentrasikan di perbatasan Bojonegoro-Lamongan, tepatnya di Kecamatan Babat ke Kecamatan Baureno, Bojonegoro.
Menurut Kepala Sub Detasemen III C Pelopor Satuan Brimob Polda Jatim di Bojonegoro, Inspektur Satu Edi Suyono, personelnya akan berbaur dengan personel lain. Tetapi, khusus 30 personelnya akan berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lainnya. Sedangkan senjata yang dipakai, yaitu AK 200 P. »Ya, fungsi kami sebagai tim baying-bayang,” kata Edi Suyono kepada Tempo Jumat 3 Agustus 2012.
Para sniper akan bertindak tegas dan terukur terhadap pelaku tindak pidana di jalur-jalur gawat yang dilalui pemudik. Seperti di jalur-jalur rawan di sepanjang pantai utara Tuban dan Lamongan. Tim Brimob juga akan berkeliling, dari satu titik ke tempat lain terutama H-7 hingga H+7.
Tim satuan Brimob juga melakukan simulasi menjinakkan bom. Di dalam tim juga terdapat ahli, penjinak bahan peledak (Jihandak) melakukan simulasi mengamankan dan menjinakkan bom yang ditaruh dalam paket.
Selain itu, anggota Brimob juga diterjunkan di ruas-ruas jalan protokol setiap malam. Mereka akan berpatroli untuk mengantisipasi kejahatan jalanan yang terjadi malam hari. Kepolisian Resor Bojonegoro akan mendirikan posko pengamanan Lebaran di sejumlah titik di jalur mudik. Pos mudik akan dibangun di beberapa kecamatan jalur utama.
Juru bicara Kepolisin Resor Bojonegoro, Ajun Komisaris Polisi Subarata, mengatakan pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. »Poskonya mungkin lebih kecil dibanding tahun sebelumnya,” ujarnya.
SUJATMIKO
Whistleblower Simulator SIM Pernah Dipukuli Polisi
Begini Cara Sukotjo Bambang Menyuap Polisi
6 Skandal Terburuk dalam Sejarah Olimpiade
Novel Porno Ini Kalahkan Penjualan Harry Potter
Uang Suap Disebutkan Diselipkan di Dalam Brownies
SBY Diminta Perintahkan Polri Tak Halangi KPK


