Jelajahi Yahoo! Bersama Teman-Teman Anda

Jelajahi berita, video, dan banyak lagi berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman Anda. Publikasikan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.

Pertama-tama,

AKTIVITAS TEMAN DI YAHOO!

    345 TKI Terancam Hukuman Mati

    REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Sebanyak 345 TKI terancam hukuman mati di berbagai negara. Hal itu diungkapkan oleh Policy Analist Migrant Care, Wahyu Susilo, Senin (10/10) di Jakarta.

    Ia mengungkapkan, Migrant Care akan terus melakukan advokasi guna mencegah hukuman mati para TKI ini. Ia berpendapat, harus investigasi untuk mengungkap mengapa TKI melakukan kejahatan yang mengakibatkan hukuman mati.

    Dalam waktu dekat, seorang TKI asal Majelangka, Tuti Tursilawati akan dieksekusi hukuman mati. " Kabarnya setelah Idul Adha," ungkapnya. Migrant Care akan mengupayakan agar eksekusi tersebut bisa dicegah.

    "Biasanya karena mereka membunuh majikan. Tapi kita juga harus menyelidiki motif pembunuhan itu," ungkapnya. Motif kejahatan, ia menilai sebagai hal yang jarang sekali diungkap dalam kasus hukuman mati.

    "Terkesan ditutup-tutupi seperti kasus Ruyati. Ketika kita tanya ke KBRI, mereka marah-marah," tambahnya. Walaupun begitu, masyarakat Indonesia tak jera menjadi TKI walaupun para buruh migran ini banyak tersandung masalah selama bekerja di luar negeri.

    Di pemerintahan presiden SBY, kasus hukuman mati untuk TKI merupakan terbanyak dibandingkan di pemerintahan sebelumnya. Ia menganggap, ini sebagai akumulasi tidak berjalannya diplomasi perlindungan warga negara di luar negeri. TKI hanya dianggap sebagai pahlawan devisa namun tak diperhatikan keselamatannya.

    PEDOMAN KOMENTAR

    Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


    Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


    Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

     

    214 komentar

    • MadS  •  7 bulan yang lalu
      TKI disamakan barang ekspor saja.
      Devisa masuk, sudah, urusan mereka
    • MbokMu  •  7 bulan yang lalu
      Nahh..sekarang gak perlu nyawer lagi buat mbantu TKI yg terancam hukuman mati (mending nyawer ayu tink tink)...biar aj pemerintah yang berusaha, baik secara diplomatis atau anarkis...monggo, pokoknya dpt diselamatkan para Pahlawan Devisa, katanya....Hmmmm
      • Pengguna Yahoo! 7 bulan yang lalu
        hemmm
    • DATUK  •  7 bulan yang lalu
      owe pikil owe bagus tinggal dalam negeli,uwe bisa buka usaha kecil kecil,mau pindah ke alab,uwe tak mampu,uwe juga olang halam,uwe sama dengan olang batak,haram datang ke alab,mana mungkin kami bisa kelja tau usaha di alab,mau buka bakmi goleng,pangsit,mie tiauw atau olang batak kalo mau buka BPK,atau lomok lomok,saksang,tango tango,pasti dilalang ama pemelintah alab,kalau di indonesia,kami tidak dilalang,jadi enak tinggal dalam negeli,tak usa jauh jauh ke alab,kalau mau kelja bagus,sekolah bagus bagus,nanti bisa kelja di lual negeli sepelti amelika atau elopah itu bagus.kalau kelja di alab jadi babu itu memalukan bangsa,nanti bulung bulung olang alap hidup lihat cewk cewek negeli owe.dasal olang alab tak punya otak,sama dengan babi.Babah liong Ginting toke babi dali Medan
    • Pon  •  7 bulan yang lalu
      Di negara Islam orang di hukum ada alasannya berdasarkan hukum ALLAH = sudah pati benar, kalau di inggris= manusia ya sdh pasti salah, kafir lagi
      • gw 7 bulan yang lalu
        gooblook..!!!
      • Ngakak 7 bulan yang lalu
        Hukuman mati TIDAK melanggar hak asasi manusia atau sadis atau kejam..karena dasar hukuman mati tersebut karena terpidana telah melakukan PEMBUNUHAN yang artinya telah melanggar hak asasi orang utk hidup..jadi yang melanggar hak asasi bukan HUKUMNYA tapi PELAKUNYA...hal ini berbeda dengan hukum dari Barat..
    • dimsum-capcay  •  7 bulan yang lalu
      Ada yang pernah denger berita "Majikan Pembunuh TKI Dihukum Mati" ga?
      • Ziyad 7 bulan yang lalu
        banyak..sangat banyak..hanya saja Media Indonesia Tidak publikasi..kita ini tau apa sih kalo bukan media yang kontrol berita dan di suguhkan ke kita ???
        coba search di google..tapi pake bahasa inggris ato bahasa arab..ada banyak orang arab di pancung karena bunuh orang Asing..baik itu TK Inodinesia dan TK negara lain
      • Retno 7 bulan yang lalu
        Berfikir proporsionalah. Majikan dan TKI/TKW/PRT itu sama2 manusia yg punya peluang berbuat jahat & baik. Majikan yg baik sangat banyak dan TKW/PRT/TKI yg jahat dan tak tau diuntung jg banyak. Jd jng asal bela yg lemah dan mengutuk yg kuat. Jng spt UU lalu lintas yg selalu menyalahkan kendaraan besar [ mobil ] meski gak salah dan membela sepeda motor meski ugal2an d bikin celaka orang lain. Klo majikan bunuh TKI/TKW tak dihukum itu salahnya media yg gak memberitakannya.
      • Pierre Chan 7 bulan yang lalu
        @ziyad, kasi bukti dong, apa iya gak ada beritanya????
    • ahmad  •  7 bulan yang lalu
      SAYA BERHARAP KALIAN SEMUA YANG BERPENDAPAT, KAGAK USAH BANYAK BACOT... LANGSUNG SAJA MARI KITA DATANG KE ISTANA NEGARA, DAN RUMAH2 MENTERI YANG TERKAIT, PERCUMA.... KLO SEMUANYA BERSATU, KGAK ADA APA2NYA APARAT.... MARI, DEMI NASIB ANAK CUCU KITA KELAK
      • Pengguna Yahoo! 7 bulan yang lalu
        gak ah males
      • Balqis 7 bulan yang lalu
        gw juga..
      • pur 7 bulan yang lalu
        sama
    • nanang  •  7 bulan yang lalu
      miris......... pahlawan devisa kok diperlakukan seperti ini.....

      mana perlindungan yang diberikan pada pahlawan devisa ???

      jangan cuman mau uangnya doang ??????

      wahai bapak mentri luar negri, mentri tenaga kerja, kbri dan yang mengaku wakil rakyat, tujukan kerjamu !!!!!!!! jangan hany omong doang.....
      • Pengguna Yahoo! 7 bulan yang lalu
        he he he
      • Balqis 7 bulan yang lalu
        ck..ck..ck..
      • Retno 7 bulan yang lalu
        hehehe klo dinegeri org berbuat kriminal krn gak punya keterampilan maunya gaji gede, ngrusakin barang majikan, semena-mena sama anak majikan, menjual iba terus uang dari donatur dipake foya2 [ kasus Darsem ] dibilang pahlawan? gak salah?
    • Wong Jowo Asli, Putune Ro ...  •  7 bulan yang lalu
      pangan kono ARAB....
    • Edi Karnadi  •  7 bulan yang lalu
      Apa ini yg dikatakan REFORMASI Pemasuk devisa tak mendapat perhatian dari pemerintah klo dipikir pikir masih mending dipimpin SUHARTO Rakyat kecil; serba kecukupan sandang pangan dan TKW / TKI diHORMATi bangsa lain karena segan sama SANG PEMIMPIN NEGARA tapi kini bukan hanya TKW / TKI YANG DILECEHKAN TAPI JUGA BANGSA INDONESIA
    • debby  •  7 bulan yang lalu
      ya gitulah nasib orang kecil, terpaksa jual nyawa
    • Griffin  •  7 bulan yang lalu
      hari gini masih nasionalisme sama pemerintahan koruptor?? mau jadi apa kita ?
    • Ruyani  •  7 bulan yang lalu
      jangan salah kan tki mas salahkan pemerintah nya yg g becus ngurus makan rakyatnya. lagin sipa yg mempasilitasi jadi tki kalu bukan pemerintah itu sediri mana bisa kami datang kenegri orang tanpa persetujan keduabelah pihak, itu jga masih kurang becus menanganainya bnyak korban yg tidak manusiawi,
    • Oposisi  •  7 bulan yang lalu
      BIARKAN SAJA TKI / TKW YANG DIHUKUM DISANA BIAR MERASAKAN PERBEDAAN BEKERJA LUAR NEGERI DENGAN ATURAN NEGARA LAIN, APABILA MELANGGAR MENDAPAT SANGSI......RASAKAN AKIBATNYA ..................HUKUM KARMA BAGI TKI / TKW SAAT HIDUP DI INDONESIA PASTI SLALU MELANGGAR ATURAN DI INDONESIA
    • Febri  •  7 bulan yang lalu
      menurut saya, orang-orang yang bekerja disana terpaksa karena untuk mencari pekerjaan di negara sendiri sangat sulit. solusinya adalah menyediakan lapangan pekerjaan yang cukup. disinilah kesempatan kita berkontribusi untuk negara dan rakyat, yaitu dengan mengubah mental kita menjadi mental pengusaha dan menciptakan lapangan pekerjaan baru. dengan begini kita gak perlu lagi mendengar berita kesengsaraan saudara setanah air kita yang menjadi TKI di luar negeri
    • Alix  •  7 bulan yang lalu
      Abis di sana aku gak boleh nyetir mobilkalo nyetir mobil aku dicambuk, jadi aku kemana2 naik onta. Kalau naik onta kan terpaksa ngangkang, eh waktu aku ngangkang tuanku terangsang...gimana neeehhhh
    • May  •  7 bulan yang lalu
      siapa yg menanam pasti akn memetik hasil nya.bnyk TKI yg menjdi pelacur di arab saudi n jugak bnyk janda2 jawa barat yg merusak rumah tangga orng,jdi terima aja pembalsan nya dri allh.BETUL X....
    • Hendry D. Santoso  •  7 bulan yang lalu
      Mengais rejeki di negeri sendiri lebih dihormati.
      Padahal udah tau resiko kerja di negeri orang itu beresiko yg sangat tinggi, tapi kenapa kok masih banyak yg memaksa untuk pergi untuk menjadi TKI...???
      dasar GUUUOOOBLOOOOOKKKK....!!!!!!!
    • Tali Jagat  •  7 bulan yang lalu
      kemana keadilan indonesia,,,,,,jngan makan gaji buta aja,,,,lindungilah para TKI/TKW Indonesia,dia di sana juga kerja bukan main,pagi,siang dan malam,,,masih kerja,,,,,,,jam 12 malam baru istirahat,,,,,???? seandaiya,,,,,!!! yg di hukum MATI itu putra/putri orang2 yg terhormat,,, ,,,, ,,,,, ,,,,,,TAK SYUKORNE
    • Da Ar  •  7 bulan yang lalu
      dimana-mana yang nama nya babu ngak pernah dihargai oleh orang lain..gunanya hanya untuk disuruh2..dihardik dan dihina...makanya jangan salahkan malaysia yang meremehkan kita...karna banyak warga kita yang jadi babu disana...jadi tugas pemerintahlah yang membuka lapangan pekerjaan dinegri ini..supaya warga kita tidak jadi babu dinegri orang...ambil alih tuh freeport...kerahkan seluruh tki kita kesana..beri mereka gaji besar...jangan malah diberikan pada amerika...akhirnya mereka kaya raya..sedangkan warga kita melarat dinegri oarang..bahkan terancam hukuman mati... ini mencerminkan bahwa bangsa kita masih terkebelakang.
    • Un Cut  •  7 bulan yang lalu
      kasian TKI..... dari berangkat smpai kerja dan balik lg ada yg cuman pulang nama aja... berangkat di calo in...,sampai di tempat kerja di perkosa, sudah bosan di hukum mati..... tidak semua begitu.....,terlebih bila bisa ' tau sama tau ma orang arab sana' .. kapan lg dapat yg ukuran jumbo ..dah gtu di gaji lg....... kya nya gak ada negara yg se indah indonesia ini.....
    POLL

    Menurut Anda, apakah penahanan Angelina Sondakh akan berhasil mengungkap kasus korupsi anggaran Wisma Atlet?

    Memuat...
    Opsi Pilihan Jajak Pendapat