PBB (AFP/ANTARA) - Presiden Palestina Mahmud Abbas bertemu dengan dua pejabat senior AS pada Rabu, untuk mendiskusikan tawarannya yang kontroversial, mengenai penaikkan pengakuan PBB, ujar para diplomat.
Abbas mengadakan pembicaraan dengan Wakil Menteri Luar Negeri, William Burns, dan utusan AS untuk Timur Tengah, David Hale, di hotelnya, tambah diplomat tersebut.
Amerika Serikat dan Israel sangat menentang tawaran Palestina untuk status non-member state di PBB.
“Mereka berbicara terkait usulan keanggotaan Palestina, posisi AS mengenai hal ini sudah diketahui dengan jelas,” ujar seorang pejabat negara Barat kepada AFP tanpa menyebutkan namanya.
Abbas pada Kamis akan mengajukan klaim penaikan status Palestina kepada Majelis Umum PBB yang beranggotakan 193 negara tersebut, tempatnya dapat memperoleh empati mayoritas.
AS mengatakan bahwa pihaknya menolak resolusi tersebut karena mereka yakin bahwa warga Palestina seharusnya menegosiasikan jalan menuju kenegaraaan dalam perundingan langsung dengan lawan mereka, Israel, dan bukan melalui PBB.(dh/ml)


