TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum DPP Golkar Aburizal Bakrie yang diusung sebagai calon presiden, memiliki keyakinan besar partai berlambang pohon beringin akan mendapat tempat di hati rakyat karena mereka sudah rindu.
Hal itu disampaikan Aburizal berdasar pengalamannya keliling ke berbagai daerah yang diceritakan kembali dalam pidato pembukaan Rapat Pimpinan Nasional ke-IV Partai Golkar di Flores Ballroom, Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Senin (29/10/2012).
"Saya sering mendengar dari desa-desa, khususnya di Jawa yang saya kunjungi, adanya ungkapan rakyat kecil yang dengan polos mengatakan, 'Enak melu Golkar,' 'Melu Golkar soyo makmur,'" begitu cerita Aburizal yang akrab disapa Ical itu.
Menurutnya, Golkar punya sejarah dan pernah memberikan satu model pembangunan baik, yang manfaatnya dirasakan masyarakat. Karenanya ia meminta Pemilu 2014, dijadikan momentum bagi Golkar untuk meraih kekuasaan sebagai alat memajukan bangsa.
"Saya ingin menegaskan kepada seluruh rakyat Indonesia, bahwa dengan senantiasa mengharap ridho Allah SWT, Partai Golkar siap menjawab harapan rakyat tersebut untuk memimpin kembali Indonesia menuju kejayaan," pekik Ical dari atas podium.
Pada Rapimnas kali ini, Golkar akan membahas langkah-langkah strategis yang akan dilakukan dalam menghadapi Pilpres 2014. Pencalonan Ical sebagai capres telah ditetapkan dalam Rapimnas ke-III Golkar, Juni lalu, di Sentul, Bogor, Jawa Barat.
Di kalangan tokoh Golkar, Ical kalah tenar dibanding dengan bekas Ketua Umum Golkar Jusuf Kalla yang pernah menjabat sebagai Wakil Presiden periode 2004-2009. Dibandingkan kandidat capres partai lain, Ical masih kalah dari Megawati dan Prabowo.
Klik:



Yahoo! OMG