Kabut Asap

Ada Artefak Kuno di Bawah Kantor Jokowi

TEMPO.CO, Surakarta - Tim dari Balai Arkeologi Yogyakarta menemukan sejumlah artefak saat melakukan penggalian bunker di bawah kantor Walikota Solo Joko Widodo. Artefak itu ditemukan di luar bunker. Benda-benda tersebut ditemukan di kedalaman 70 sentimeter.

»Ada tiga jenis artefak yang ditemukan,” kata salah satu staf teknis Balai Arkeologi Yogyakarta, Muhammad Kawari. Benda yang ditemukan berupa pecahan keramik Cina, pecahan tembikar dan genteng. Hanya saja mereka belum bisa memastikan usia dari benda-benda tersebut.

Benda-benda yang ditemukan itu diduga tidak memiliki keterkaitan langsung dengan bunker yang saat ini sedang dicari. »Sebab artefak itu menjadi bagian dari tanah urug yang digunakan untuk menimbun bunker,” kata Kawari. Sedangkan tanah urug itu berasal dari tempat lain.

Meski demikian, dia menyebut artefak yang ditemukan tetap layak untuk bahan penelitian. »Sekecil apa pun artefak yang ditemukan tetap bernilai penting,” katanya. Pecahan keramik, tembikar dan genting itu lantas dibersihkan dan disimpan untuk dipelajari.

Sedangkan proses penggalian bunker tersebut telah mengalami perkembangan yang berarti. Para penggali telah menemukan lapisan beton yang diduga merupakan atap bunker. Penggalian dilakukan secara manual dengan mengggunakan cangkul dan sejenisnya.

»Kami tidak akan menggunakan alat berat karena berisiko merusak,” katanya. Apalagi bunker itu diduga tidak tertimbun terlalu dalam. Atap bunker itu sudah mulai terlihat meski penggalian masih kurang dari satu meter.

Sekretaris Daerah Kota Surakarta, Budi Suharto berharap penggalian bunker itu bisa dilakukan dengan cepat. »Setelah itu segera dikaji nilai cagar budayanya,” katanya. Dia meminta agar tim bisa menyelesaikan semua prose situ dalam waktu lima bulan.

Alasannya, Pemerintah Kota Surakarta berniat membangun gedung pelayanan publik di sekitar lokasi bunker itu. »Kami sedang berusaha mencari dana ke pusat,” katanya. Diharapkan pembangunan gedung itu bisa dimulai pada tahun depan.

AHMAD RAFIQ

Berita Terpopuler:

Gubernur Fauzi Bowo Bungkam Soal Video di Youtube

Rhoma Irama, Kanan-Kiri Kena Jerat Hukum

Ahmad Yani: Bambang Widjajanto Jangan Seperti Preman

Kunjungi Korban Kebakaran, Fauzi Sindir Jokowi

Unsur Pidana Rhoma Irama Terbukti

Panwaslu: Celotehan Foke Melanggar Etika Politik

Robert Pattinson Ogah Bertemu Kristen Stewart

Santri Relawan Fauzi Bowo Dipukul di Jelambar Baru

Begini Nasehat SBY Kepada KPK dan Polri

Istri Kim Jong Un Pakai Tas Seharga 1,8 Juta Won

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Jajak Pendapat Yahoo!

Setujukah Anda jika Pekan Raya Jakarta kembali diselenggarakan di Monas?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat