Jelajahi Yahoo! Bersama Teman-Teman Anda

Jelajahi berita, video, dan banyak lagi berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman Anda. Publikasikan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.

Pertama-tama,

AKTIVITAS TEMAN DI YAHOO!

    Ade: Kalau Tender Berarti Petral Tanpa Mafia

    • Bank Dunia Alokasikan 2 Miliar Dolar untuk Indonesia

      Bank Dunia Alokasikan 2 Miliar Dolar untuk Indonesia

      Antara
      Bank Dunia Alokasikan 2 Miliar Dolar untuk Indonesia

      Jakarta (ANTARA) - Bank Dunia mengalokasikan anggaran baru senilai 2 miliar dolar AS untuk membantu melindungi Indonesia dari goncangan dan volatilitas pasar finansial global pada masa mendatang. "Manajemen fiskal yang `prudent` telah membuat Indonesia melewati krisis global 2008 dengan baik, dan hal itu kemungkinan juga akan menjadi pertahanan terbaik Indonesia dalam iklim ketidakpastian global yang terjadi saat ini," kata Direktur Negara Bank Dunia untuk Indonesia Stefan Koeberle dalam rilis Bank …

    • Analis: Harga Emas Cenderung Turun

      Analis: Harga Emas Cenderung Turun

      Antara
      Analis: Harga Emas Cenderung Turun

      Jakarta (ANTARA) - Pergerakan harga emas diprediksi masih terus mengalami tekanan dengan kecenderung turun dan akan bergerak pada level "support-resistance" 1.522-1.565 dolar AS per troy ons. Head of Research and Analysis PT Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra mengatakan dalam risetnya, Rabu, penurunan ini seiring dengan ketidakpastian atas kelangsungan penyelesaian krisis utang Eropa dengan tidak adanya kejelasan apakah Yunani akan tetap mengikuti kesepakatan sebelumnya. "Ini tentunya menambah …

    • RI Harapkan China Hapus Pajak Bisnis "Garuda"

      Antara

      Beijing (ANTARA) - Indonesia melalui perwakilannya di Beijing berharap Pemerintah China segera menghapus pajak bisnis bagi maskapai Garuda Indonesia yang beroperasi di Negeri Tirai Bambu itu. "Kami sudah komunikasikan dengan pihak Pemerintah China dan mereka paham, dan sedang dibahas secara internal oleh pihak-pihak terkait mereka," ungkap Duta Besar RI untuk China dan Mongolia Imron Cotan saat dikonfirmasi ANTARA di Beijing, Rabu. Ia menambahkan diperkirakan dalam satu hingga dua bulan kedepan sudah …

    Singapura (ANTARA) - Mantan Anggota DPR, Ade Daud Nasution mengatakan, kalau memang Pertamina Energy Trading Limited (Petral) melakukan tender untuk pengadaan impor minyaknya, maka berarti perusahaan tersebut tidak melibatkan mafia.

    "Kalau ada mafia, tentunya penawar yang paling rendah akan protes," katanya di Singapura, Jumat.

    Ia juga mengakui, data-data yang dimilikinya belum tentu benar.Sebelumnya, Ade dan politikus lainnya melaporkan dugaan penyimpangan dalam proses tender impor yang dilakukan Petral ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

    Pada Kamis (23/2), Ade datang secara tiba-tiba ke Petral bersama mantan Anggota DPR lainnya, Boy Saul dan juga pengacara, Jhonson Panjaitan.

    Saat datang, Presdir Petral Nawazier tengah memberikan penjelasan ke sejumlah wartawan asal Indonesia yang diundang khusus mengikuti proses tender. Menurut Ade, mafia sudah menjadi isu di Indonesia.

    "Tadi kami memperoleh penjelasan dari Presdir Nawazier, ternyata Petral melakukan tender dengan mengundang puluhan perusahaan. Hal ini yang kami ingin tahu," katanya.

    Ade juga mengatakan, dirinya baru mengetahui penawaran perusahaan nasional asal Azerbaijan, Socar untuk minyak mentah jenis Azeri lebih tinggi dibandingkan PTT Thailand.

    "Socar tidak jadi G to G, karena harga yang ditawarkan Socar lebih mahal dari PTT," katanya.

    Sementara, Nawazier mengatakan, pada awal 2010, bersama Direktur Pengolahan Pertamina waktu itu, Rukmi Hadihartini, dirinya datang ke Azerbaijan menemui manajemen Socar untuk mengupayakan pembelian secara "G to G".

    Ternyata, lanjutnya, Socar tidak langsung menjual minyaknya, namun melalui anak usaha yang berkedudukan di Jenewa, Swiss.

    Untuk wilayah Asia Pasifik telah ditunjuk Socar Trading Singapore.

    "Apalagi, Socar tidak murni NOC (national oil company), Pemerintah Azerbaijan hanya memiliki 25 persen sahamnya. Socar tidak menjadi prioritas untuk rekanan NOC. Pertamina menetapkan minimal 95 persen," ujarnya.

    Head of Trading Petral Bambang Irianto menambahkan, pada Januari 2010, Socar Trading Singapura menawarkan delta 4,42 per barel, namun PTT Thailand hanya 2,75 per barel.

    "Bedanya hampir 1,67 dolar per barel, kalau impornya sampai 900.000 barel, maka bisa rugi jutaan dolar," katanya.

    Pada tender Azeri lainnya, Socar menawarkan delta 4,88 dolar per barel dan PTT hanya 3,95 dolar per barel.

    "Jadi, kami mengambil Azeri dari PTT sepenuhnya karena harga lebih bagus," ujarnya. (tp)




    PEDOMAN KOMENTAR

    Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


    Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


    Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

     

    Belum ada komentar

    Artikel Bisnis Terpopuler

    POLL

    Menurut Anda, apakah penahanan Angelina Sondakh akan berhasil mengungkap kasus korupsi anggaran Wisma Atlet?

    Memuat...
    Opsi Pilihan Jajak Pendapat