AEI Menilai Target BEI Tambah 30 Emiten Baru Tidak Realistis

  • Ini Dasar Penyegelan 12 Sumur Petro China

    Ini Dasar Penyegelan 12 Sumur Petro China

    Tempo
    Ini Dasar Penyegelan 12 Sumur Petro China

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Daerah Kabupaten Tanjungjabung Timur, Aripuddin, mengatakan PT Petro China menolak membantu bahan baku hasil gasnya untuk program pembangunan Perusahaan Listrik Tenaga Gas. Program ini digagas Bupati Tanjungjabung Timur Zumi Zola.

  • Petro China Tegaskan Sumur Migasnya Kantongi Izin

    Petro China Tegaskan Sumur Migasnya Kantongi Izin

    Tempo
    Petro China Tegaskan Sumur Migasnya Kantongi Izin

    TEMPO.CO, Jambi - PT Petro China Jabung International LTD menyatakan telah mengantongi izin sesuai Surat Keputusan Bupati Tanjungjabung Timur Nomor 113 Tahun 2006. Surat dikeluarkan di Muarasabak, ibu kota Kabupaten Tanjungjabung Timur, pada 2 Februari 2006.

  • Pemda Segel 12 Sumur Migas Petro China

    Pemda Segel 12 Sumur Migas Petro China

    Tempo
    Pemda Segel 12 Sumur Migas Petro China

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Kabupaten Tanjungjabung Timur menyegel 12 sumur minyak dan gas milik Petro China, Jumat, 24 Mei 2013. Kepala Kantor Satuan Pamong Praja, Berlian, dan Asisten II Bidang Ekonomi Sekretaris Daerah Kabupaten tanjungjabung Timur, Aripuddin, menyegel lima sumur di lokasi Geragai 15, lima sumur Makmur—kedua lokasi berada di Desa Pandan Jaya, Kecamatan Geragai, dan dua sumur di Sumur Ripah Satu, Desa Sungai Toman, Kecamatan Mendahara Ulu.

Laporan Wartawan Tribun Jakarta Arif Wicaksono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Target Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun depan untuk jumlah emiten untuk melantai di lantai bursa dinilai tidak realistis.Target BEI itu akan sulit terealisasikan.

Hal ini disampaikan, Ketua Asosiasi Emiten Indonesia, Airlangga Hartato, yang menilai bahwa target 30 buah emiten tidak akan tercapai pada tahun depan. Minimnya jumlah ini karena banyaknya tantangan pada tahun depan.

"Selalu saja begitu target tahun ini juga tidak tercapai jadi kalau kita lihat keberanian untuk melakukan IPO sangat terbatas, jadi saya kira 25 emiten sudah realistis untuk tahun depan," katanya katanya dalam seminar Economic Review Evaluasi 2012 dan Prospek 2013, di Jakarta, (13/12/2012).  

Namun, kondisi makro ekonomi akan menarik banyak investor di instrumen pasar modal sehingga kapitalisasi pasar di Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan terus menaik sampai dengan tahun depan.

Ia mengatakan ada beberapa potensi yang menimbulkan hal ini, yaitu karena adanya iuran yang dibebankan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan kenaikan upah buruh. Kedua faktor ini akan memengaruhi keberanian perusahaan untuk terjun ke bursa saham dan kenaikan upah buruh.

"Selain beresiko, banyaknya rintangan industri ke depan jadi sebaiknya adalah adanya sosialisasi yang dilakukan secara terus menerus kepada industri pasar modal," katanya.

Sementara itu Ito Warsito, direktur Utama, BEI, menilai bahwa target tidak tercapai karena adanya peralihan pelepasan saham perdana pada tahun ini dari yang 34 perusahaan hanya 23 nya yang sudah terealisasi pada tahun ini."Sisanya pada tahun depan,"kata Ito.  (*)

BACA JUGA:

  • IPO BUMN Masih Terkendala Pemegang Saham
  • Uang Tak Jelas Sumbernya Berhamburan di Tahun...
  • Inilah yang Menyebabkan Kebijakan Energi Nasi...


PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat