Afrika Selatan Masih Diminati

Ghiboo.com - Bila negara lain mengalami penurunan minat wisatawan untuk berkunjung akibat krisis ekonomi yang berkepanjangan, negara Afrika Selatan (Afsel) justru malah kebalikannya.


Tercatat hingga pertengahan tahun 2012, negara ini menerima 4,4 juta wisatawan, atau meningkat 10,5 persen dari yang semula hanya 3,9 juta wisatawan yang berkunjung pada periode yang sama pada tahun 2011.


Dilansir dari Dailymail, Selasa (16/10) sebagian besar turis yang berkunjung ke Afsel berasal dari negara China, India, dan Brazil. Pengunjung dari China sendiri meningkat sebesar 68 persen, India 21 persen dan Brazil sebesar 68 persen.


Dengan peningkatan turis ini, setidaknya devisa yang didapatkan oleh Afsel juga turut meningkat. Pada tahun ini devisa dari sektor pariwisata Afsel meningkat 17,1 persen, dan penerimaan negara sebesar 10 juta dollar AS.


Menteri Pariwisata Afrika Selatan Marthinus van Schalkwyk mengatakan peningkatan pengunjung Cina adalah sebagian besar disebabkan oleh peluncuran penerbangan langsung South African Airways antara Johannesburg dan Beijing pada bulan Januari.


"Saya berharap bahwa sektor pariwisata Afsel akan terus membaik di paruh kedua tahun ini, meskipun prediksi Organisasi Pariwisata Dunia mengatakan bahwa pertumbuhan sektor pariwisata akan menurun akibat krisis ekonomi global," ujar van Schalkwyk.


Afrika Selatan mulai menempatkan dirinya sebagai tujuan wisata utama setelah beberapa dekade menutup diri dari dunia dengan kebijakan Apartheid. Cape Town dan Winelands telah terbukti menjadi magnet para wisatawan dengan banyaknya taman safari, terutama dengan Taman Nasional Kruger.


Menonton kegiatan satwa liar termasuk melihat ikan paus di dekat Hermanus, dan beberapa pantai yang menakjubkan, terutama di sepanjang pantai Cape Barat, juga menjadi magnet tersendiri buat para wisatawan.

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.