Berburu Harta Luthfi

Ahli Waris Lahan Keluarkan Kursi dan Meja dari Sekolah

Liputan6.com, Tangerang: Sengketa lahan sekolah terus memukul dunia pendidikan Indonesia. Setelah Depok, kini di Tangerang Selatan, sejumlah warga yang mengaku ahli waris pemilik lahan mengeluarkan paksa bangku dan meja belajar dari ruang kelas.

Mereka mendesak Pemerintah Kota Tangerang Selatan membayar ganti rugi lahan yang ditempati SDN Jombang 7, Tangerang Selatan.  Pihak ahli waris mengaku sudah habis kesabaran karena hanya dijanjikan dan belum ada kepastian kapan ganti rugi dibayarkan.

 

Pengosongan ini tentu saja membuat bingung guru dan murid. Untung saja pengosongan dilakukan setelah pembagian raport siswa sehingga tidak terlalu mengganggu. Para guru dan murid SDN Jombang 7 hanya bisa berharap sengketa lahan segera diselesaikan dan proses belajar-mengajar tidak terganggu.

Kepala Dinas Pendidikan Tangerang Selatan yang datang ke lokasi berusaha meyakinkan ahli waris soal pembayaran lahan seluas 1000 meter persegi yang sudah lama disengketakan. Pihak Dinas meminta agar semua meja dan kursi dikembalikan ke ruang kelas.

Sengketa lahan antara ahli waris dengan pemkot sudah berlangsung sejak 1985. Meski sudah lebih dari 35 tahun, sayangnya sengketa tidak juga selesai. (YUS)