Perang Lawan Geng Motor

Ahmadinejad: Kami tak Butuh Eropa untuk Jual Minyak

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN - Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad menegaskan bahwa negaranya tidak perlu menjual minyaknya ke negara-negara Eropa. Demikian disampaikan kantor berita semi-resmi Mehr, Kamis  (26/1).

Uni Eropa pada Senin mengenakan sanksi lebih lanjut terhadap ekspor minyak Iran serta bank sentralnya. Satu langkah yang bertujuan untuk meningkatkan tekanan atas program nuklir negara itu.

"Sanksi-sanksi tidak bisa menghentikan kemajuan Iran, kata Ahmadinejad ketika berpidato di depan sekelompok orang di kota Kerman tenggara. Dia menambahkan bahwa "Kami tidak perlu menjual minyak ke Eropa."

Uni Eropa saat ini membeli hampir 20 persen dari ekspor minyak mentah Iran, dengan negara-negara seperti Yunani dan Italia yang paling bergantung pada minyak Iran.

Negara-negara Teluk Persia seperti Arab Saudi telah menawarkan untuk meningkatkan produksinya sendiri untuk mengkompensasi kekurangan yang disebabkan oleh larangan minyak Iran.

Para pejabat Iran telah mengancam untuk menutup Selat strategis Hormuz jika ekspor minyak mereka dikenai sanksi. Republik Islam sangat bergantung pada ekspor minyak mentah dan produk-produknya untuk pendapatan tahunannya.

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.