Aksi Protes Warnai Hasil Pemilihan Presiden Meksiko

Mexico City (AFP/ANTARA) - Para aktivis memprotes kemenangan Enrique Pena Nieto dalam pemilihan presiden dan menyerukan kepada masyarakat untuk turun ke jalan pada Sabtu untuk memprotes hasil pemilu tersebut.


Sebuah lembaga pemilihan independen mengonfirmasi bahwa Pena Nieto yang diusung oleh Institutional Revolutionary Party (PRI), secara meyakinkan memenangkan pemilihan presiden pada Minggu kemarin.


Politisi sayap kiri dari partai Party of the Democratic Revolution (PRD) Andres Manuel Lopez Obrador mengklaim bahwa Pena Nieto melakukan pembelian suara dan memanfaatkan media untuk mendukungnya.


Lopez Obrador yang pada 2006 mengalami kekalahan pada pemilihan presiden, mengajak warga untuk melakukan demo selama satu bulan sehingga melumpuhkan Mexico City.


Meskipun demikian, Lopez mengatakan bahwa ia bukanlah orang di balik aksi turun ke jalan pada Sabtu. Aksi itu terorganisir melalui media online dan selebaran di jalan.


"Kami tidak menginginkan Pena Nieto dan pemerintahannya yang penindas – Revolusi!" demikian bunyi dari laman Facebook yang didedikasikan untuk aksi turun ke jalan nanti.


Situs tersebut juga berisi banyak dukungan kepada Lopez Obrador dan gambar anti PRI.


Mexico City merupakan kota besar dengan jumlah populasi mencapai 21 juta orang dan merupakan markas dari kelompok sayap kiri negara itu. Sehingga dengan kerumunan besar gelombang pemprotes, maka akan sangat berdampak terhadap situasi di negara itu.


Diperkirakan akan ada 25.000 orang yang akan turut serta dalam aksi tersebut memprotes kemenang Pena Nieto. Partai PRI telah berkuasa selama tujuh dekade hingga 2000. Pemerintahan itu juga sarat akan praktek suap, kekerasan, dan pemilu yang curang. (nh/mp)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.