Aktivis HAM Asal Bahrain Dibebaskan dengan Jaminan

Dubai (AFP/ANTARA) - Aktivis hak asasi manusia asal Bahrain, Nabeel Rajab, menghadapi tiga persidangan terpisah atas tuduhan ambil bagian dalam pertemuan ilegal dan menulis pernyataan pada akun Twitternya yang dianggap menghina pemerintah, mendapatkan jaminan bebas pada Senin, kata pengacaranya.


"Dia baru saja dibebaskan dengan jaminan," kata Mohammed al-Jishi kepada AFP melalui telepon dari Manama.


Dia mengatakan bahwa Rajab, yang mengepalai Pusat Hak Asasi ManusiaBahrain, diperintahkan membayar 300 dinar (sekitar Rp7,3 juta) namun masih menghadapi larangan perjalanan. Sidang lainnya dalam kasus demonstrasi ilegal tersebut ditunda hingga17 Juni.


Rajab yang merupakan kaum Syiah diberi jaminan pada pekan lalu dalam persidangan pernyataannya di Twitter yang dianggap menghina aparat keamanan, di mana ia ditangkap pada 5 Mei pada saat kedatangannya dari luar negeri.


Tapi dia kemudian diperintahkan untuk ditahan dan diperiksa dalam kasus ambil bagian dalam unjuk rasa dan memprakarsai demonstrasi ilegal, menurut pernyataan penuntut umum pekan lalu.


Rajab memimpin aksi demonstrasi anti-pemerintah menyusul bentrokan brutal dalam demonstrasi yang dipimpin oleh Syiah melawan dinasti Al-Khalifa Sunni pada Maret 2011.


Aktivis bersikeras melakukan aksi demonstrasi di Manama, tidak seperti oposisi Syiah utama yang sekarang melakukan demonstrasi di desa Syiah, setelah tindakan keras tahun lalu terhadap para demonstran yang menduduki ibukota Pearl Square selama satu bulan. (as/ik)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.