H+5 Terperangkap

Alasan Kemanusiaan, Dasari Saudi Terima Keluarga Osama

Liputan6.com, Riyadh: Pemerintah Arab Saudi menerima dengan tangan terbuka keluarga Osama bin Laden yang dideportasi pemerintah Pakistan pekan lalu. Juru bicara Arab Saudi, Sabtu (29/4) mengatakan bahwa pemerintahnya tak memiliki kecurigaan terhadap keluarga Osama bin Laden.

"Arab Saudi bertindak atas pertimbangan kemanusiaan..., karena sejauh ini tak ada laporan atau bukti mengenai dampak apa pun berupa tindakan tidak sah atau pidana," kata juru bicara pemerintah, seperti dikutip kantor berita Arab Saudi, Saudi Press Agency.

Juru bicara tersebut menambahkan bahwa pemerintah ikut memfasilitasi kepulangan anggota  keluarga Osama bin Laden yang tiba, Kamis (26/4) lalu di Jeddah, tempat mereka dijemput keluarga. Lebih lanjut, juru bicara itu tak bersedia memberikan penjelasan lebih rinci tentang keluarga Bin Laden.

"Tidak patut untuk membahas dengan cara apa pun perincian kehidupan pribadi keluarga Bin Laden di Arab Saudi," ungkapnya.

Beberapa media harian milik warga negara Arab Saudi, seperti Asharq al-Awsat yang berpusat di London menyebutkan bahwa pemerintah mengizinkan tiga janda Osama bin Laden pulang lebih karena alasan kemanusiaan. Pemerintah meyakini, bahwa mereka tak terlibat berbagai operasi kelompok Al-Qaeda.

Tiga janda Osama bin Laden dan keluarganya berangkat Jumat tengah malam pukul 02.00 waktu setempat dari sebuah rumah di Islamabad, tempat mereka ditahan, menggunakan mobil van. Menurut juru bicara kementerian dalam negeri Pakistan, perintah deportasi dikeluarkan untuk 14 anggota keluarga Osama bin Laden. Di antaranya tiga janda Osama, delapan anak, dan seorang cucu serta kerabat lainnya.

Pendeportasian mereka dilakukan hampir satu tahun setelah pemimpin Osama tewas dalam serbuan personel komando AS. (ANT/AFP/Vin)