H+5 Terperangkap

Alex Noerdin Sowan Mantan Menteri

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Perhubungan era Orde Baru, Azwar Anas, menerima kunjungan calon Gubernur DKI Alex Noerdin di kediamannya pada Senin (18/6/2012) malam. Azwar yang merupakan sesepuh masyarakat Minang di Jakarta menyatakan agar masyarakat Minang di Jakarta memilih pemimpin yang ikhlas dan tak hanya mengobral berjanji.

Dalam pertemuan yang berlangsung selama satu jam tersebut, Azwar menilai bahwa Gubernur Sumatera Selatan tersebut mampu menyelesaikan masalah Jakarta. Menurutnya Alex Noerdin memberikan contoh visi misinya bukan hanya sekedar janji saja, namun sudah melaksanakannya saat memimpin menjadi Bupati dan Gubernur.

"Apa yang beliau jelaskan visi dan misi, dalam menyelesaikan problem masyarakat, masalah banjir, masalah kemacetan, juga masalah keamanan, yang terpenting kebersamaan," ujar Azwar saat ditemui di kediamannya di kawasan Pondok Indah, Senin (18/6/2012).

Dikatakannya, ia yakin warga Minang di Jakarta memberikan dukungan pada pasangan calon bernomor urut enam tersebut. Namun Azwar mengaku tak tahu persis jumlah warga Minang di Jakarta. Menurutnya sebagai orang tua, dirinya mengimbau agar masyrakat memilih pemimpin yang ikhlas.

Sementara itu, Alex Noerdin menyatakan Azwar Anas adalah sosok yang dikaguminya. Menurutnya Azwar merupakan seorang figur seperti Azwar Anas sudah langka di Indonesia. "Beliau sosok yang dihormati. Saya belum apa-apa dibandingkan dengan Azwar Anas," kata mantan Bupati Musi Banyuasin dua periode ini.

baca juga:

  • Partai NasDem Ubah Kultur Politik
  • Ical Pede Akan Lebih Populer Ketimbang Golkar
  • Nurpati: Kami Kalah Survei Tapi Menang Pemilu
  • Hajriyanto: Survei Golkar Naik karena Keberuntungan
  • Demokrat Kecam Hayono Isman Minta Anas Mundur
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat