Analis: Emas Berpeluang Menuju Area 1.633 Dolar

  • Akibat Pembajakan, Indonesia Rugi Rp 4,5 Triliun Setahun  

    Akibat Pembajakan, Indonesia Rugi Rp 4,5 Triliun Setahun  

    Tempo
    Akibat Pembajakan, Indonesia Rugi Rp 4,5 Triliun Setahun  

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perdagangan Gita Wirjawan menyebut masalah pembajakan karya musik di Indonesia telah begitu memprihatinkan. Dari total pengeluaran masyarakat untuk musik, hanya 10 persen yang tercatat dan lebih sedikit lagi yang sampai ke kantong para musikus.

  • Indonesia Siap Ambil Alih Teknologi-Manajemen Inalum

    Antara

    Kuala Tanjung (ANTARA) - Pemerintah Indonesia siap mengambil alih teknologi dan manajemen semua kepemilikan saham PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) dari Jepang yang selama 30 tahun sebagai pemegang saham terbesar dan akan berakhir kontrak kerjasamanya pada 30 Oktober 2013. "Kita tidak bergantung dengan Jepang dan siap melanjutkan pembangunan PT Inalum melalui Badan Usaha Milik Negara mulai 1 Nopember 2013," tegas Direktur Umum dan Sumber Daya Manusia PT Inalum Ir. Nasril Kamaruddin, MBA di

  • Produksi Susu Lokal Menurun

    Produksi Susu Lokal Menurun

    Tempo
    Produksi Susu Lokal Menurun

    TEMPO.CO, Jakarta -Ketua Dewan Persusuan Nasional, Teguh Boediyana mengatakan tahun 2013 ini persentase susu segar untuk memasok kebutuhan nasional diyakini menurun dibandingkan tahun 2012. Prooduksi susu segar di tahaun 2103 diperkirakan turun sekitar 10 -15 persen.

Jakarta (ANTARA) - Harga emas diprediksi akan terus beranjak naik, dan terlihat masih ada peluang bagi emas untuk melanjutkan penguatan hingga ke area 1.633 dolar AS per troy ons.

Head of Research and Analysis PT Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra, dalam risetnya Jumat mengatakan harga emas bisa menguat ke area 1.633 dolar AS per troy ons, lantaran harganya sudah mendekati garis tren penurunan, sehingga berpotensi untuk menguat.

Menurutnya target potensi koreksi hari ini di area 1.608 dolar AS dengan `support` terdekat di 1.620 dolar AS.

Dia mengtakan perhatian pasar saat ini masih tertuju pada pemilu ulang Yunani yang akan digelar pada Minggu, 17 Juni 2012.

"Ada informasi dari Reuters bahwa bank-bank sentral dunia siap melakukan langkah terkoordinasi untuk menyiapkan likuiditas bila hasil pemilu Yunani memberikan dampak buruk bagi pasar uang," ucapnya.

Sementara itu di Amerika Utara, emas berjangka menguat selama lima sesi berurutan pada perdagangan Kamis (14/6), menyusul laporan inflasi AS yang memicu ekspektasi bahwa Federal Reserve akan meluncurkan stimulus kebijakan moneter.

Emas untuk pengiriman Agustus ditutup menguat 20 sen menjadi 1.619,60 dolar AS per troy ons di Comex, divisi dari New York Stock Exchange.

Indeks harga konsumen (CPI) di AS tercatat sebesar 0,3 persen selama Mei, yang menandai penurunan pertama dalam dua tahun dan penurunan terbesar sejak Desember 2008. Sedangkan analis yang disurvei MarketWatch memperkirakan CPI akan turun sebesar 0,2 persen.

Untuk dolar AS bergerak melemah menyusul laporan CPI, dengan indeks dolar turun menjadi 81,940 dari 82,126 pada Rabu (13/6).

Mayoritas logam lainnya juga menguat mengikuti emas, seperti platinum naik sebesar 20,80 dolar AS, atau 1,4 persen, menjadi 1.487,60 dolar AS per ons, tembaga menguat 0,5 persen menjadi 3,35 dolar AS per pon, sedangkan perak turun 1,9 persen, atau 53 sen, menjadi 28,41 dolar AS per ons. (tp)


PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Apakah Anda percaya pengerjaan proyek MRT yang sudah resmi dimulai akan berjalan tepat waktu sesuai rencana?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat