Jakarta (ANTARA) - Sentimen negatif bursa regional memberi imbas pada koreksi bursa Indonesia pada perdagangan sesi I Senin, sehingga berada di zona merah.
Analis Samuel Sekuritas, Yualdo Yudoprawiro, mengatakan kondisi ini juga dipengaruhi minimnya sentimen positif baru dari domestik, khususnya rilis kinerja emiten pada kuartal III-2012.
"Ini tentunya akan membuat indeks bergerak seiring bursa regional," katanya di Jakarta, Senin.
Tercatat sektor saham yang mengalami koreksi yang dipimpin sektor konsumer sebesar 0,5 persen, perkebunan 0,4 persen, manufaktur dan pertambangan masing-masing sebesar 0,2 persen.
Pada perdagangan sesi I, Senin, IHSG ditutup melemah 0,95 poin (0,02 persen) menjadi 4.332,20, sedangkan indeks saham unggulan LQ45 menanjak 0,06 poin (0,01 persen) menjadi 750,35.
Perdagangan berjalan dengan frekuensi transaksi mencapai 61.900 kali pada volume 2 miliar lembar saham sebesar Rp1,64 triliun.
Sebanyak 85 saham naik, 113 saham turun dan 98 saham tidak bergerak. Untuk saham yang mengalami penurunan di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) merosot Rp400 menjadi Rp50.700, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) koreksi Rp200 menjadi Rp20.500.
Sementara saham yang mengalami kenaikan antara lain PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) menanjak Rp500 menjadi Rp42.300, PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) naik Rp500 menjadi Rp20.000 dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menguat Rp100 menjadi Rp8.150.(rr)

