Kabut Asap

Anas Minta Foke dan Jokowi Mainkan Isu Berkualitas

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Qodir

TRIBUNNEWS.COM, NGAWI - Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Anas Urbaningrum meminta pihak pasangan cagub/cawagub, Joko Widodo (Jokowi)-Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Fauzi Bowo (Foke)-Nachrowi Ramli (Nara) bertarung secara sehat (fair) dalam memperebutkan suara calon pemilih dalam putaran kedua Pemilukada DKI Jakarta saat ini.

Anas ingin kedua pasangan tersebut tidak memainkan isu SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan). Justru diharapkan kedua pasangan itu untuk memainkan isu berkualitas dan bermanfaat bagi warga DKI Jakarta.

"Kalau Partai Demokrat itu bukan saja ingin, tetapi juga mendorong agar kompetisi politik itu berjalan secara demokrasi, terbuka, fair, dan bermartabat, mengangkat isu-isu yang berkualitas, mengangkat isu-isu untuk kebaikan Jakarta dan kebaikan rakyat Jakarta. Itu yang pokok yang kami dorong," ujar Anas usai Safari Ramadan di lapangan lapangan Desa Watualang, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Kamis (9/8/2012).

Sebagaimana diketahui, putaran kedua Pemilukada DKI Jakarta diwarnai serangan isu SARA ke kubu Jokowi-Ahok. Bahkan, 'Raja Dangdut' Rhoma Irama harus berurusan dengan Panwaslu gara-gara pernyataannya yang dinilai berbau SARA dan menyerang pihak Jokowi-Ahok.

Pihak Foke-Nara membantah melakukan permainan kotor itu.

KLIK JUGA:

  • Putaran Kedua Berebut Simpati Warga
  • Brigade Anak Jakarta: Isu SARA dalam Politik Sah-sah…
  • Masyarakat Boleh Laporkan Foke ke Polisi
  • Taufik Kiemas: Empat Pilar di Jakarta Berjalan Baik
  • ICW: Waspadai Kunjungan Cagub DKI Selama Ramadan
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Jajak Pendapat Yahoo!

Setujukah Anda jika Pekan Raya Jakarta kembali diselenggarakan di Monas?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat