Liputan6.com, Jakarta: Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum membantah bahwa dirinya membawa para pendukung saat mengantar istri yang diperiksa di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi. Anas menandaskan, dirinya hanya datang bersama istri dan seorang sopir.
"Saya sampaikan, saya hadir berdua dengan istri saya. Saya hadir pribadi mengantar. Jadi kalau ada yang mengaku pengawal, itu tidak ada." kata Anas di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (26/4).
Ia menyesalkan terjadinya insiden pemukulan terhadap wartawan yang dilakukan oleh oknum tertentu dengan mengatasnamakan sebagai `pengawal Anas`.
"Saya menyesalkan kalau ada hal-hal yang kurang baik dalam proses ini. Tapi saya jamin tidak ada pengawal-pengawal itu. Saya tidak tahu siapa mereka," tambahnya.
Sebelumnya, kericuhan sempat mewarnai pemeriksaan istri Anas Urbaningrum di Gedung KPK. Sejumlah orang yang mengatasnamakan pengawal Anas memukul wartawan yang sedang bertugas. Kejadian yang begitu cepat tersebut akhirnya dapat dilerai oleh petugas keamanan yang bersiaga di Gedung KPK. Polisi pun mengamankan sejumlah orang-orang tersebut.(ALI/ANS)

