Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum mengatakan, terlalu dini berbicara mengenai calon presiden dan calon wakil presiden sebelum digelar pemilihan umum untuk anggota legislatif pada 2014.
"Partai Demokrat mengikuti alur tahapan-tahapan politik, karena selain ingin tertib dari segi waktu, tentu terlalu meloncat kalau bicara tentang capres dan cawapres sebelum pemilu legislatif," ujar Anas Urbaningrum di Jakarta, Rabu.
Menurut Anas, pemilihan capres dan cawapres sangat terkait dengan pemilu legislatif, sehingga hal terpenting saat ini adalah bagaimana Demokrat dapat sukses pada pemilu legislatif dan tidak terburu-buru menentukan kandidat capres dan capwapres.
Terkait calon anggota legislatif, Partai Demokrat akan melakukan seleksi lebih ketat untuk menentukannya dengan rasa optimisme bahwa mereka memiliki caleg yang baik di parlemen, mulai dari DPR, DPRD, Provinsi hingga ke kabupaten dan kota.
"Tapi untuk caleg, kami tetap terbuka bagi kader-kader lain, tentu saja ada kuotanya, kami akan menempuh jalan normatif plus-plus," ujar Anas.
Partai Demokrat siap mengikuti peraturan KPU terkait Pemilu 2014 mendatang, termasuk memenuhi kuota caleg perempuan sebesar 30 persen.
Anas Urbaningrum didampingi Sekjen Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono mendaftarkan partai mereka secara resmi ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai peserta Pemilu 2014. (tp)



Yahoo! OMG