Jakarta (ANTARA) - PT Angkasa Pura I, PT Angkasa Pura II, dan Kedutaan Besar Amerika Serikat bekerja sama dengan meluncurkan lokakarya "Global Airports Indonesia 2012" dengan membahas konsep "Airport City" (Kota Bandara).
"Global Airports Indonesia 2012 sesuai dengan kenyataan bahwa PT Angkasa Pura I sedang melakukan transformasi yang merujuk kepada konsep Airport City," kata Dirut PT Angkasa Pura I, Tommy Soetomo, dalam pembukaan acara lokakarya "Global Airports Indonesia 2012" di Jakarta, Selasa.
Ia memaparkan, konsep Kota Bandara adalah dengan mengembangkan suatu bandar udara yang terintegrasi dengan berbagai lingkungan di sekitarnya.
Pada saat ini, ujar dia, konsep tradisional pengelolaan bandara telah berubah baik dalam bentuk dan fungsi karena bandara tidak lagi sebagai fasilitas untuk operator pesawat.
Namun, bandara saat ini telah berubah menjadi beragam fasilitas yang terintegrasi yang meliputi pusat perbelanjaan mewah, tempat eksibisi dan konferensi, hotel, jasa pengiriman kargo, serta pusat hiburan.
Mereka semua memiliki kesamaan layaknya sebuah kota sehingga konsep Kota Bandara tersebut juga dinilai terbukti telah berkontribusi pada perekonomian area sekitar sekaligus meningkatkan indeks kepuasan pelanggan.
Selain itu, tipe pembangunan tersebut juga meningkatkan keamanan dan kenyamanan bagi pengguna bandara.
"Masukan dari para pakar dalam lokakarya ini juga akan menjadi `feedback` (umpan balik) yang positif bagi bandara yang dikelola di bawah manajemen PT Angkasa Pura I," katanya.
Sementara itu, Dirut PT Angkasa Pura II Tri S Soenoko mengatakan bahwa menghadapi pesatnya pertumbuhan penumpang di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, PT Angkasa Pura II juga telah membuat Rancangan Besar Pembangunan Bandara Soekarno Hatta.
Duta Besar AS, Scot Marciel mengatakan, kerja sama ini dilakukan melalui Kemitraan Komprehensif RI-AS untuk mendukung kesuksesan pertumbuhan ekonomi Indonesia.
"Perbaikan infrastruktur, seperti pembangunan bandara Indonesia, sebagaimana akan dibahas dalam konferensi ini, merupakan faktor kunci dalam mendukung pertumbuhan ekonomi," kata Scot Marciel.
Even yang akan berlangsung di Jakarta, 26-27 Juni, akan menampilkan sejumlah pembicara terkemuka antara lain pakar Kota Bandara dan Guru Besar University North Carolina-Chapel Hill John Kasarda, CEO Bandara Internasional Incheon CW Lee, dan pengembang real estate legendaris Indonesia, Ciputra. (tp)

