Antara Noah, Joe Taslim, dan Rhoma Irama

5 artikel terpopuler 30 Juli-5 Agustus 2012

Hidup di era digital seperti sekarang membuat kita mudah mendapatkan informasi apa pun setiap saat. Tapi di sisi lain, derasnya arus informasi justru membuat kita mudah ketinggalan informasi. Tak perlu khawatir, kami sudah rangkumkan untuk Anda 5 artikel yang paling banyak diklik di halaman depan Yahoo! Indonesia. Lima artikel ini terpopuler sepekan terakhir (30 Juli hingga 5 Agustus 2012).

#1. Sebuah hari yang bersejarah bagi Ariel dkk — yang sebelumnya tergabung dalam band Peterpan. Mereka, pada akhirnya, memiliki sebuah nama setelah untuk beberapa waktu terombang-ambing dalam ketidakjelasan bagaimana orang harus memanggil band mereka. Pasalnya, mereka tidak diperbolehkan lagi menggunakan nama Peterpan.

Bayangkan betapa repotnya orang bila harus memanggil mereka dengan nama satu per satu: Ariel, Uki, David, Reza, dan Lukman. Nah, pada Kamis 2 Agustus, band yang terbentuk pada 2003 ini mengumumkan nama baru mereka: NOAH. Nama ini, menurut Ariel, dipilih sejak 2,5 tahun lalu melalui proses yang memusingkan.


Bagaimana reaksi penggemar terhadap nama baru, yang diumumkan 10 hari selang Ariel bebas dari penjara akibat kasus video seks? Hmm, beragam.

“Lambang bandnya nanti apa? Bahtera?” kata Achmad Fadil, salah seorang dari 1762 yang berkomentar. “Menurut saya nama Neverland lebih keren,” kata Elite, karena “masih ada hubungan sama Peterpan.”

Rafli Setyawan mengatakan, nama NOAH sudah dipakai sebuah band di Balikpapan sejak 2,5 tahun lalu. Bagaimanapun, secara umum, nama NOAH cukup digemari penggemar.

#2. Siap-siaplah menyaksikan wajah aktor Indonesia ketika menonton film “Fast and Furious 6” nanti. Sebabnya, Joe Taslim (pemeran Sersan Jaka di “The Raid”), akan memerankan tokoh antagonis bernama Jah dan pastinya akan beradu akting dengan para bintang utama seperti Vin Diesel, Paul Walker dan Dwayne Johnson.

Dari 420 komentar yang masuk, rata-rata berisikan ucapan selamat dan rasa bangga atas prestasi Joe Taslim (atlet judo peraih medali perak di SEA Games 2007) yang menembus industri film Hollywood. Di tengah kondisi film Indonesia yang penuh film porno dibungkus misteri, sepertinya kabar dari Joe Taslim memang menggembirakan. “Maju terus aktor/aktris INDONESIA,” kata seorang komentator bernama Eka. “Bangga orang Palembang/Indonesia bakal bermain di film Fast and Furious 6. Mantap… Kasih jempol hehehehe,” kata Arman Sp.

Seorang pembaca lain bernama singkat “Mr” punya pandangan tersendiri. “Secara bisnis [pemilihan Joe Taslim sebagai aktor] akan sangat menguntungkan dengan potensi pasar penonton di Indonesia,” katanya.

#3. Rhoma Irama jadi berita bukan karena album baru atau gosip baru yang menimpa dirinya. Namanya masuk radar media karena memberikan ceramah di sebuah masjid dan mengajak warga muslim Jakarta memilih gubernur yang seagama. Terang saja ini bisa diartikan sebagai dukungan langsung bagi Fauzi Bowo, dan serangan bagi Jokowi (yang pasangannya, Ahok, beragama Kristen).

Rhoma pun dipanggil Panitia Pengawas Pemilu karena menyinggung SARA dalam suasana pemilihan gubernur. Tapi kasus ini sepertinya akan panjang karena Rhoma bersikeras dia mengatakan hal itu sesuai ajaran agama. Dia pun mengelak dibilang bagian dari tim kampanye Fauzi Bowo.

“Gubernur bukan pemimpin agama, jadi tidak perlu dipermasalahkan baik ras maupun agamanya. Yang penting jujur, bisa dipercaya dan tidak sombong,” kata Sumarto, salah seorang dari 4059 komentator.

“Walau negara kita mayoritas muslim, negara kita tidak berlandaskan Islam, tetapi Pancasila. Ingat itu!” kata JA Rijanto.

#4. Bahwa narkotik itu berbahaya, mungkin Anda sudah sering dengar. Sudah banyak spanduk dan baliho yang berseru “Say no to drugs!” yang tersebar di sudut-sudut kota. Tetapi kalau sampai sekarang Anda masih belum percaya mengenai kedahsyatan bahaya narkotik, mungkin cerita ini bisa mengubah kepercayaan Anda.

Eva Rausing adalah istri Hans Rausing, pewaris perusahaan pengemasan Tetra Pak. Mereka tinggal di sebuah alamat paling bergengsi di London tetapi sudah lama terpuruk dalam kekumuhan akibat kecanduan narkotik.

Pada tanggal 9 Juli, polisi menemukan jasad Eva terbaring membusuk di bawah tumpukan pakaian dan deretan tempat sampah. Kamar tempat mayat Eva berada dikerubungi lalat. Polisi memperkirakan Eva sudah meninggal 2 bulan saat jasadnya ditemukan. Dia terindikasi menderita gagal jantung akibat dampak obat-obatan terlarang.

Kepada hakim, Hans Rausing yang pucat dan kurus dan berambut berantakan mengatakan, dia masih belum bisa menerima kematian istrinya sehingga menunda-nunda pemakaman hingga jasadnya membusuk.

Widayanti Barca, salah seorang dari 394 komentator mengatakan, “Ini contoh uang tidak bisa menjamin kebahagiaan.”

Sementara itu, seorang komentator lain bernama Kartini mengatakan, “Tragis sekali akhir hidup dari seorang pecandu obat-obatan. Semoga ini bisa menjadi pelajaran bahwa hidup itu harus disyukuri. Obat-obatan bukan jalan keluar dari sebuah masalah.”

#5. Sejak Olimpiade 1992, Indonesia selalu berhasil meraih medali emas di cabang bulutangkis. Tetapi tahun ini tradisi itu — yang dimulai oleh Alan Budikusuma dan Susi Susanti serta diperkuat Ricky Subagja/Rexi Mainaky — harus terhenti. Buruknya regenerasi serta pembinaan atlet muda jadi sebab utama. Kita masih bertanding dengan atlet yang sama seperti 2-3 tahun lalu. Taufik Hidayat bahkan sudah bertarung sejak Olimpiade 2000 alias 12 tahun lalu.

Tetapi di samping regenerasi, ada hal lain yang cukup memalukan yang jadi penyebab hilangnya medali dari bulutangkis. Yakni, “permainan sabun” yang dilakukan Meiliana Jauhari/Greysia Polii. Bersama dengan tiga pasangan ganda putri lainnya, mereka pun harus angkat koper dari Olimpiade karena melanggar semangat sportivitas. 

Tetapi pembaca Yahoo! menyarankan kasusnya tidak berhenti sampai di sini. “Saya yakin itu bukan salah pemain, melainkan orang yang berada di belakang layar alias tim official. Sungguh tidak mendidik! Ganti tim official dan beri sanksi, jangan hanya atletnya,” kata Dina, salah seorang pembaca yang berkomentar.