Apple Capai Tertinggi Baru Sehingga Saham AS Naik

  • Pesawat Lion Jt0535 Belum Bisa Diterbangkan

    Antara

    Solo (ANTARA) - Pesawat Lion Air nomor penerbangan JT0535 jurusan Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo menuju Bandara Internasional Soekarno Hatta, Cengkareng, belum bisa diterbangkan karena kerusakan mesin hingga berita ini dibuat pada hari Minggu pukul 18.18 WIB. Pesawat itu semestinya terbang menuju Jakarta pada 13.25 WIB namun rusak sesaat sebelum lepas landas dan kembali ke apron untuk diperbaiki hingga dibawa ke hanggar. Setelah diperbaiki beberapa jam, pada pukul 17.10 WIB, penumpang

  • Harga BBM Naik, BBG Diharapkan Jadi Alternatif  

    Harga BBM Naik, BBG Diharapkan Jadi Alternatif  

    Tempo
    Harga BBM Naik, BBG Diharapkan Jadi Alternatif  

    TEMPO.CO, Jakarta - Bahan bakar gas yang diperkenalkan sejak 25 tahun silam menjadi tidak populer lantaran pemberian subsidi pada bahan bakar minyak (BBM). Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Edy Hermantoro, memperkirakan dari 35,5 juta standar kaki kubik (million standard cubic feet per day/mmscfd) atau 1.150 liter setara premium gas yang disediakan per hari, tak semuanya diserap.

  • Dahlan: Tol Sumatera akan Dongkrak Perekonomian Jambi

    Dahlan: Tol Sumatera akan Dongkrak Perekonomian Jambi

    Antara
    Dahlan: Tol Sumatera akan Dongkrak Perekonomian Jambi

    Jambi (ANTARA) - Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan, pembangunan jalan tol Sumatera akan mendongkrak perekonomian di kawasan Sumatera, termasuk Provinsi Jambi. "Dengan adanya ekses jalan tol, secara otomatis ekonomi akan tumbuh. Begitu juga dengan Provinsi Jambi, pertumbuhan ekonominya akan luar biasa karena akses jalan tol ini bersingungan juga dengan Jambi," katanya. Pernyataan itu disampaikan Menteriu BUMN saat berdialog dengan pengusaha dan warga Tionghoa Jambi di Jambi, Sabtu malam

New York (AFP/ANTARA) - Saham Apple mencapai tertinggi baru pada Jumat (Sabtu pagi WIB), sehingga saham AS mengakhiri pekan ini dengan keuntungan mantap untuk kedua hari beruntun, yang menempatkan Dow di tingkat tertinggi sejak hari-hari terakhir 2007.

Saham Apple naik ke tertinggi 648,19 dolar AS, setelah melaporkan bahwa ia sudah mendekati peluncuran model iPhone baru dan iPad berukuran lebih kecil.

Sahamnya ditutup naik 1,9 persen pada 648,11 dolar AS.

Sementara itu, Facebook terus jatuh, kehilangan 4,0 persen pada hari kedua setelah pra-IPO investor diizinkan untuk menjual saham mereka. Pada 19.07, saham hampir persis setengah dari harga penawaran perdana 18 Mei sebesar 38 dolar AS.

Indeks Dow Jones Industrial Average berakhir naik 25,09 poin (0,19 persen) pada 13.275,20, sementara indeks S&P 500 yang lebih luas bertambah 2,65 poin (0,19 persen) menjadi 1.418,16.

Dengan bantuan dari Apple, perusahaan terbesar dunia berdasarkan kapitalisasi pasar, indeks komposit teknologi Nasdaq naik 14,20 poin (0,46 persen) menjadi 3.076,59.

Pedagang mendapat sedikit bantuan dari kenaikan indeks keyakinan konsumen Universitas Michigan yang datang sedikit lebih tinggi dari Juli di 73,6, masih jauh di bawah tingkat sebelum resesi.

Tetapi ekspektasi konsumen terhadap kondisi masa depan memburuk, sub-indeks jatuh ke 64,3 dari 65,6.

"Jelas konsumen merasa waktu tidak seburuk mereka sebulan lalu, tetapi melihat ke masa depan masih ada cukup banyak ketidakpastian dan risiko penurunan yang dapat merusak pemulihan," kata Lindsey Piegza dari FTN Financial.

Caterpillar menambahkan 1,6 persen setelah tentatif mencapai kesepakatan kontrak baru dengan pekerja di pabrik Illinois yang telah melakukan pemogokan sejak Mei.

Peritel pakaian Gap naik 4,8 persen setelah berbalik naik 20 persen dalam laba kuartal kedua dan menaikkan proyeksi untuk setahun penuh.

Jaringan sepatu olahraga Foot Locker melaporkan kenaikan 59 persen laba triwulanan, mendorong sahamnya 1,7 persen lebih tinggi.

Harga obligasi AS naik setelah jatuh tiga hari berturut-turut. Imbal hasil obligasi negara AS 10-tahun turun menjadi 1,82 persen dari 1,84 persen pada Kamis, sementara pada obligasi 30-tahun turun menjadi 2,93 persen dari 2,96 persen. Imbal hasil obligasi bergerak terbalik terhadap harga.(ar)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Apakah Anda percaya pengerjaan proyek MRT yang sudah resmi dimulai akan berjalan tepat waktu sesuai rencana?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat