Kabut Asap

April 2012: BUMI Habiskan Biaya Eksplorasi US$554,14 Ribu

  • Singapura Minta RI Sebut Nama Pembakar Hutan  

    Singapura Minta RI Sebut Nama Pembakar Hutan  

    Tempo
    Singapura Minta RI Sebut Nama Pembakar Hutan  

    TEMPO.CO, Singapura - Pemerintah Singapura mendesak pemerintah Indonesia untuk mengungkapkan identitas perusahaan yang dituding melakukan pembakaran hutan. Menteri Luar Negeri dan Hukum Singapura, K. Shanmugam, mengatakan hal ini penting dalam upaya penegakan hukum, terutama karena tindakan mereka merugikan banyak pihak. "Mereka telah jelas-jelas melanggar hukum yang masuk dalam yurisdiksi Indonesia," kata dia seperti dikutip dari Bloomberg, Kamis, 20 Juni 2013. …

  • Beli ANTV, MNC Belanja Rp 4,9 Triliun

    Plasadana

    PLASADANA.COM - MNC Group menunjukkan ambisinya untuk menguasai bisnis media, terutama televisi, di Indonesia. Setelah menguasai tiga stasiun televisi terestrial dan jaringan televisi kabel Indovision, perusahaan milik Harry Tanoesoedibjo itu kini menguasai ANTV yang dimiliki grup Bakrie.Reuters mengabarkan, MNC mengeluarkan dana US$ 500 juta atau sekitar Rp 4,9 triliun untuk membeli saham PT Cakrawala Andalas Televisi yang mengelola ANTV. Namun belum diketahui proporsi saham yang diambil alih …

  • Lowongan Kerja Bagi Putra Daerah dari BRI

    Plasadana

    PLASADANA.COM - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk secara resmi telah meluncurkan layanan terbaru untuk menjangkau masyarakat yang kesulitan mengakses produk dan jasa keuangan dengan nama layanan T-Bank.Dengan layanan ini, masyarakat tidak perlu lagi pergi ke bank untuk melakukan transaksi keuangan. Cukup menggunakan telepon gengam yang berfungsi sebagai account number (nomor rekening).Sekretaris Perusahaan BRI Muhammad Ali menjelaskan, semua masyarakat baik nasabah BRI atau bukan, dapat …

INILAH.COM, Jakarta - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menghabiskan biaya eksplorasi (opex) sebesar US$554,14 ribu sepanjang April 2012 dari anggaran yang dipersiapkan sebesar US$693,35 ribu.

Dalam keterangannya ke BEI, Dileep Srivastava, Direktur & Corporate Secretary BUMI menyampaikan selama April 2012, perseroan melalui anak usahanya PT Kaltim Prima Coal (KPC) telah melakukan kegiatan pengeboran di daerah Tania Dump, Elang North, Inul East, dan Inul K West. Untuk year to date (YtD), BUMI melalui KPC telah menghabiskan opex senilai US$2,58 juta dari anggaran yang dipersiapkan sebesar US$2,84 juta. Sedang untuk 2012 ini BUMI menganggarkan opex sebesar US$9,65 juta untuk KPC.

Untuk pengeboran Inul East disampaikan telah mencapai 43%, Pit Tania Dump Denial 7%, Pit Inul K West 77%, dan Pit Elang North 1%.

Untuk Mei 2012, perseroan akan terus melanjutkan eksplorasinya di Tania Dump, Inul East, Inul K West, dan Elang North Bengalon. 

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Jajak Pendapat Yahoo!

Setujukah Anda jika Pekan Raya Jakarta kembali diselenggarakan di Monas?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat