ASEAN Sambut Penundaan Sanksi Uni Eropa atas Myanmar

Jakarta (AFP/ANTARA) - Asosiasi Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) pada Rabu menyambut baik penangguhan sanksi Uni Eropa terhadap Myanmar, dan mengatakan itu "adalah hal tepat yang dilakukan pada waktu yang tepat."


Negara-negara Uni Eropa pada Senin menahan laju sanksi terhadap Myanmar untuk satu tahun guna menghargai serangkaian reformasi dramatis sejak pemerintah militer berakhir tahun lalu.


Menteri-mentri luar negeri dari blok 27 negara menyetujui penangguhan tindakan terhadap hampir 500 orang dan lebih dari 800 perusahaan dalam pertemuan di Luksemburg.


"Semua negara anggota ASEAN menyambut penangguhan sanksi terhadap Myanmar," kata Surin Pitsuwan, kepala 10 anggota blok regional yang meliputi Myanmar.


“Ini adalah hal tepat yang dilakukan pada waktu yang tepat." kata Surin dalam sebuah pernyataan di ibukota Indonesia, Jakarta.


Keputusan Uni Eropa ditujukan untuk menghargai Myanmar pada reformasi di negara paria yang puncaknya terjadi pada pemilihan pemimpin oposisi Aung San Suu Kyi dan membawanya menuju kursi parlemen pada 1 April. (as/ik)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.