Astaghfirullah, Kelompok Anti-Islam Jerman Pajang Karikatur Nabi

REPUBLIKA.CO.ID, BERLIN -- Kelompok garis kanan Jerman menggelar demonstrasi anti-Islam di pelataran sebuah masjid di Berlin, Sabtu (18/8). Dalam aksinya, para pengunjuk rasa juga memajang gambar karikatur Nabi Muhammad SAW.

Sekitar 70 orang demonstran yang mengatasnamakan diri Pro Deutschland itu menuding telah terjadi upaya islamisasi di Jerman. Mereka juga menentang upaya sejumlah kelompok muslim yang menekan pemerintah untuk memberlakukan larangan ditampilkannya karikatur Nabi Muhammad di Jerman.

Menurut mereka, aturan tersebut bertentangan dengan undang-undang yang menjamin kebebasan ekspresi seni. "Jerman bukan milik Islam. Setop Islamisasi," demikian tulisan dalam spanduk-spanduk yang dibawa oleh para pengunjuk rasa seperti dilansir AP.

Aksi memajang karikatur itu sontak memicu reaksi dari kalangan muslim setempat. Sekitar seratusan warga muslim lalu turut berunjuk rasa menentang aksi tersebut. Meski demikian, unjuk rasa dari kedua belah pihak berjalan damai sejak awal hingga akhir.

Wacana pelarangan karikatur Muhammad mulai mencuat di Jerman setelah sebuah surat kabar Denmark mempublikasi karikatur Nabi umat Islam itu pada 2005. Publikasi tersebut sempat memicu kerusuhan di sejumlah negara Islam.

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.