Washington (AFP/ANTARA) – Sebuah asteroid baru berukuran besar akan melewati Bumi, namun, asteroid itu tidak memiliki risiko tabrakan dengan Bumi.
Asteroid "luar biasa besar" itu takkan terlihat dengan mata telanjang. Namun, penggemar asteroid bisa menyaksikannya dengan siaran online, kata Patrick Paolucci, presiden situs Slooh.
NASA telah mengklasifikasikan 9.000 Objek Dekat Bumi, namun para astronom selalu mencari yang baru.
"Sesekali akan datang satu entah dari mana seperti yang satu ini, yang ukurannya cukup besar," kata Paolucci kepada AFP.
"Kami merasa, 'Wow, kita harus melacak yang satu ini.'"
Asteroid itu, yang diberi nama 2012 LZ1, diperkirakan memilki lebar 500 meter, dan diperkirakan asteroid itu akan melintas di 14 kali jarak Bulan dari Bumi.
Objek besar tersebut ditemukan beberapa hari yang lalu oleh astronom Skotlandia-Australia, Rob McNaught, dan rekan-rekannya di Research School of Astronomy and Astrophysics dari Australian National University.
Asteroid itu memenuhi syarat masuk sebagai Objek Dekat Bumi karena ukuran dan kedekatannya. 2012 LZ1 memiliki lebar 152 meter dan berjarak 7,5 juta kilometer dari Bumi.
Menurut Paolucci, lewatnya asteroid tersebut akan ditayangkan secara langsung oleh Slooh.com dengan video dari sebuah observatorium di Kepulauan Canaria, mulai pukul 8 malam waktu setempat. (ia/pt)

