Perang Lawan Geng Motor

Astragraphia Catatkan Laba Naik 325

  • Harga Minyak Turun Setelah Data China Mengecewakan

    Antara

    New York (ANTARA/Xinhua) - Harga minyak dunia melemah pada Kamis (Jumat pagi WIB), setelah data aktivitas manufaktur dari China mengecewakan, namun penurunannya dibatasi pelemahan dolar AS, kata para analis. Minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli turun tipis sebesar tiga sen menjadi menetap di 94,25 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange. Minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Juli turun 16 sen, atau 0,15 persen, menjadi ditutup

  • Sinyal Suku Bunga dari Bank Indonesia

    Plasadana

    PLASADANA.COM - Rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), kendati masih ada penolakan dari sejumlah fraksi di DPR, makin mendekati kenyataan. Bagaimana Bank Indonesia bersiaga?Rupanya sudah berhembus di pasar keuangan bahwa BI akan menaikkan suku bunga. Para investor mungkin berpikir sederhana saja. Inflasi bakal melambung dengan kenaikan BBM. Bahkan diperkirakan bisa mencapai 7,7 persen. Apalagi, seperti saat diwawancari Bloomberg, Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo memberikan sinyal

  • Transaksi Pembayaran dengan e-money Dimulai Juni

    Antara

    Medan (ANTARA)- Bank Indonesia mulai menjalankan transaksi pembayaran dengan menggunakan e-money (uang elektronik) pada Juni mendatang."Peluncuran program dan produk financial inclusion, transaksi pembayaran dengan menggunakan e-money itu akan mulai dicoba di enam provinsi termasuk di Sumut," kata Direktur Divisi Komunikasi Bank Indonesia Pusat, Peter Yakub, di Medan. Kamis.Selain Sumut, "pilot project" e-money itu dilakulkan di Sumatera Selatan, Jawa Timur, Jawa Tengah, Kalimantan Timur dan

INILAH.COM, Jakarta - PT Astragraphia Tbk (ASGR) mencatatkan laba periode berjalan sebesar Rp70,35 miliar pada semester pertama 2012.

Laba ini naik 32,20% dari semester pertama 2011 senilai Rp53,21 miliar.

Selain itu, pendapatan perseroan naik menjadi Rp911,15 miliar dari periode yang sama 2011 YoY yang mencapai Rp648,26 miliar. Beban pokok pendapatan naik menjadi Rp653,28 miliar Yoy sebesar Rp429,09 miliar.

Laba kotor perseroan juga meningkat menjadi Rp257,86 miliar hingga semester pertama 2012 Yoy dari Rp219,17 miliar. Demikian seperti dikutip dari keterbukaan informasi yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (26/7/2012).

Pada paruh pertama 2012, laba usaha ASGR tercatat naik menjadi Rp92,53 miliar yoy dari Rp64,54 miliar. Laba sebelum pajak menjadi Rp92,41 miliar Yoy dari Rp68,39 miliar. Sedangkan laba per saham dasar dan dilusian naik menjadi Rp52,16 Yoy dari Rp39,45.

Di sisi lain, kewajiban perseroan naik menjadi Rp705,13 miliar pada 30 Juni 2012 dari 31 Desember 2011 senilai Rp569,50 miliar. Ekuitas perseroan menjadi Rp556,97 miliar Yoy dari Rp556,55 miliar.

Namun, kas dan setaras kas perseroan turun menjadi Rp128,72 miliar semester pertama 2011 dari periode yang sama 2011 senilai Rp194,94 miliar. [ast]

 

 

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Artikel Bisnis Terpopuler

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat