Jakarta (ANTARA) - PT Artajasa Pembayaran Elektroniks (Artajasa) selaku pengelola layanan ATM Bersama menyatakan siap menghadapi peningkatan transaksi di jaringan ATM Bersama sebelum dan sesudah Idul Fitri.
"Kami telah mempersiapkan mesin `switching` yang dapat menampung transaksi hingga lima kali lipat," ujar Direktur Utama Artajasa Arya damar melalui siaran persnya menjelang acara workshop "Payment For Unbanked People" di Jakarta, Selasa.
Arya mengatakan transaksi ATM Bersama akan mengalami peningkatan sejak H-10 sebelum Idul Fitri hingga H-7 setelah Idul Fitri.
Peningkatan transaksi diperkirakan mencapai sekitar 30 persen dari hari biasa, karena nasabah akan sangat memanfaatkan ATM Bersama terutama untuk tarik tunai dan transfer antar bank.
Persiapan juga dilakukan oleh Anggota ATM Bersama dengan melakukan "Capasity Planing" (perencanaan kapasitas) agar kinerja sistem yang dimiliki Anggota ATM Bersama dapat meningkat sesuai dengan peningkatan transaksi.
Artajasa juga mengatakan bahwa Anggota ATM Bersama mencukupi ketersediaan uang pada setiap terminal ATM sebagai antisipasi lonjakan transaksi tarik tunai.
"Anggota ATM bersama akan menyiapkan dana tiga kali lipat lebih banyak dari hari biasa di terminal-terminal ATM miliknya," ujar Arya.
Makin meningkatnya jumlah transaksi untuk layanan transaksi elektronis membuktikan bahwa masyarakat telah mampu memanfaatkan layanan ini sebagai bagian dari kebutuhan transaksional.
Arya berharap, peningkatannya akan terus bertambah, sejalan dengan cita-cita mencinptakan "Less Cash Society" (Masyarakat yang tidak menggunakan uang tunai). (tp)


