REPUBLIKA.CO.ID, INGOLSTAD – Audi AG, produsen mobil mewah dari Jerman, dikabarkan telah menyelesaikan rencana akuisisi kepemilikan pabrikan Ducati Motor Holding SpA. Pimpinan Audi AG, Rupert Stadler, mengakui hal itu sebab Ducati sangat cocok sebagai merek sporty dan brand global.
Dengan begitu, Ducati sekarang menjadi perusahaan Italia ketiga yang berada di bawah yurisdiksi Audi, setelah penawaran yang sama sebelumnya untuk Lamborghini dan Italdesign.
“Ducati dikenal di seluruh dunia sebagai merek premium di antara produsen sepeda motor dan memiliki tradisi panjang bangunan sepeda motor bergaya sporty,” kata Stadler dikutip laman Autosport, Kamis (19/4).
Menurut Stadler, Ducati identik dengan sepeda motor yang memiliki keahlian hebat dalam performa mesin dan konstruksi ringan. Dan merupakan salah satu produsen sepeda motor yang paling menguntungkan di dunia sehingga cocok bergabung dengan Audi.
Pada tahun 2011, Ducati menjual sekitar 42 ribu sepeda motor dan meraih pendapatan 480 juta euro dari penjualan tersebut. Saat ini, perusahaan yang bermarkas di Bologna tersebut mempekerjakan sekitar 1.100 orang.
Dalam akuisisi ini, Audi menolak menyebutkan nilai transaksi pembelian Ducati. Kalau proses akuisisi berjalan lancar, Ducati akan menjadi brand ke-12 yang dimiliki Audi. Dengan demikian, persaingan antara Audi dan BMW yang sama-sama dari Jerman sebagai produsen mobil mewah terbesar dunia bakal merambah ke bidang motor.
Sejauh ini, prestasi Ducati lebih dikenal di ajang Superbike World Championship dan partisipasinya di MotoGP. Di ajang Superbike, Ducati saat ini memimpin kejuaraan, dengan menempatkan pembalap Carlos Checa di puncak klasemen. Adapun di ajang MotoGP 2012, Ducati mengalami hasil menyedihkan di ajang pembuka di Sirkuit Qatar.
Ini setelah dua pembalapnya, yaitu Nicky Hayden dan Valentino Rossi hanya mampu finish di urutan ke-6 dan ke-10. Kinerja sepeda motor GP12 tersebut kalah jauh dibanding pabrikan Honda dan Yamaha yang menguasai puncak klasemen.


