Berburu Harta Luthfi

Avaya Ethernet Routing Switches untuk UKM

TEMPO.CO, Jakarta - Avaya, perusahaan penyedia sistem komunikasi enterprise, meluncurkan produk switches Ethernet terbarunya, Avaya Ethernet Routing Switch (ERS) 3500. Produk ini merupakan rangkaian witches Ethernet ringkas yang didesain khusus untuk memenuhi pasar UKM.

"Karena untuk UKM, produk ini dibuat agar memiliki harga yang terjangkau untuk kelas tersebut. Namun tetap dilengkapi dengan banyak fitur yang dimiliki oleh produk di kelas enterprise," ujar Endang Rachmawati, Country Manager Avaya Indonesia, dalam acara peluncuran di Senayan Golf Driving Range, Jakarta Selatan, Rabu, 27 Juni 2012.

Selain pasar UKM, produk ini juga disebutkan cocok untuk pasar edukasi maupun enterprise yang memiliki banyak kantor cabang di daerah.

Kelebihan yang dimiliki produk ini adalah dapat dipasang secara plug and play yang menyederhanakan pemasangan serta mengurangi kemungkinan terjadinya kesalahan pengaturan.

Endang menyebutkan produk ini juga memiliki fleksibilitas, yakni ketika suatu UKM berkembang dan membutuhkan kapasitas yang lebih besar, produk ini dapat ditumpuk (stack) untuk menunjang kebutuhan tersebut. Fitur yang disebut sebagai Stackable Chassis Architecture ini mampu ditumpuk hingga delapan unit ERS.

Ia juga menyebutkan bahwa produk ini tidak hanya bisa berfungsi sebagai switch, tetapi juga dapat disambungkan ke telepon.

ERS 3500 memiliki enam model yang tersedia dalam konfigurasi 10 dan 24 port. Dua model berada dalam seri fast Ethernet dan empat lainnya berada pada seri gigabit Ethernet.

Produk ini memiliki kemampuan PoE (Power over Ethernet) dan beberapa seri memiliki kemampuan PoE+ (Power over Ethernet Plus).

"Fitur PoE+ memungkinkan pengguna dapat mengantisipasi teknologi di masa datang seperti LAN AC, yang membutuhkan kapasitas besar," ujar David Winarso, Consulting System Engineer ASEAN Avaya Networking.

Beberapa seri ERS 3500 juga dilengkapi dengan fitur tanpa kipas (fanless). Fitur ini cocok untuk diterapkan di lokasi yang membutuhkan gangguan bunyi (noise) yang minimal dan tidak membutuhkan pendinginan yang optimal. Contohnya rumah sakit, kamar hotel, atau ruang kelas.

Avaya juga menyebutkan salah satu manfaat produk ini adalah adanya penghematan karena harga produk ini disebut 30 hingga 50 persen lebih murah dari produk sejenis dan dapat melakukan efisiensi listrik hingga lebih dari 80 persen.

Selain itu, kemampuan stacking yang dimiliki produk ini dapat menyederhanakan tugas manajemen yang dibebankan pada staf IT. "Mereka seolah-olah hanya mengelola satu perangkat switch, bukan delapan," ujar David menambahkan.

RATNANING ASIH

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.