Berlin (AFP/ANTARA) - Sebuah Badan Kearsipan dan dokumen yang terkait dengan Holocaust pada Senin mengatakan pihaknya akan mempertahankan 300.000 file asli dari tahanan kamp konsentrasi Dachau di Jerman yang hancur.
International Tracing Service (ITS) di kota Jerman barat Arolsen Bad menggunakan harta karun yang memiliki catatan sejarah itu untuk membantu korban penganiayaan Nazi dan keluarga mereka serta bertujuan untuk menyediakan data bagi para peneliti.
Dikatakan bahwa file yang rapuh dan menguning dari kamp Dachau di Jerman selatan itu terdiri atas data-data identifikasi tahanan, barang pribadi dan kartu pendaftaran kamp antara tahun 1934 dan 1945.
Proses pengawetan file itu dikenal sebagai deacidification dengan cara meningkatkan tingkat pH kertas, memberikan perlindungan dari pembusukan untuk catatan sejarah yang tak ternilai harganya itu.
Karena sebagian besar file didigitalkan, prosedur selanjutnya adalah menangani dokumen fisik.
"Upaya konservasi dilakukan sesuai dengan daftar prioritas yang disusun pada 2000, menurut data dokumen dari para tahanan kamp-kamp konsentrasi, penjara dan daerah kumuh yang diberikan prioritas penanganan," kata ITS dalam sebuah pernyataan.
"Sejak awal dari upaya konservasi 2.654.586 objek, diolah dan dilestarikan," dari total 30 juta yang dimiliki arsip.
ITS mengatakan program serupa untuk kamp Buchenwald di Jerman tengah baru-baru ini selesai, termasuk lebih dari 234.000 dokumen individu tahanan perempuan.
Dokumen organisasi berhubungan dengan penganiayaan di bawah Nazi dan emigrasi massal yang terjadi setelah Perang Dunia II.
ITS dioperasikan di bawah yurisdiksi komisi 11-negara dan dijalankan Komite Internasional Palang Merah.
Nazi membuka Dachau sebagai kamp konsentrasi bagi tahanan politik pada Maret 1933, hanya beberapa pekan setelah Adolf Hitler berkuasa. Ini adalah tempat pertama di Jerman dan sebagai model yang diikuti semua kamp-kamp.
Lebih dari 200.000 orang dari seluruh Eropa ditahan di Dachau sampai pembebasan oleh pasukan AS pada April 1945, dan 41.500 tahanan meninggal di sana. (as/mp)


Yahoo! OMG