Jelajahi Yahoo! Bersama Teman-Teman Anda

Jelajahi berita, video, dan banyak lagi berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman Anda. Publikasikan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.

Pertama-tama,

AKTIVITAS TEMAN DI YAHOO!

    Bahtera Nuh Ada di Puncak Gunung Ararat?

    INILAH.COM, Jakarta – Menurut kitab asal mula, Bahtera Nuh penyelamat banjir dahsyat, berada di Gunung Ararat di Turki. Benarkah bahtera itu berada di sana?

    Mantan bintang Baywatch Donna D’Errico, baru-baru ini, mengumumkan akan pergi ke gunung itu guna mencari sisa-sisa Bahtera Nuh. Tiap tahun, banyak tim pendaki yang mengklaim menemukan bahtera itu. Bahkan pencarian satelit pada gunung dilakukan.

    Pencarian itu fokus pada ‘Anomali Ararat’. Formasi seukuran bahtera di puncak gunung itu difoto Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) pada 1949. Bahkan, secara ilmiah, kebenaran adanya banjir dahsyat itu dipertanyakan.

    Mungkin terdapat banjir besar selama setahun saat seorang pria beruntung dan keluarganya berada dalam perahu besar. Namun suatu hal tak ilmiah membayangkan sebuah bahtera berakhir di puncak Gunung Ararat setinggi 24,7 ribu meter.

    Sederhananya, tak ada cukup air di Bumi mencapai Gunung Ararat yang memang tinggi, megah, dan berada di luar jangkauan air itu. Bagi mereka yang percaya keajaiban dan percaya adanya lebih banyak air saat banjir 40 hari pada enam ribu tahun silam itu, tetap saja mustahil Anomali Ararat adalah sebuah Bahtera.

    Direktur Boston University Center for Remote Sensing Farouk El-Baz mengatakan, orang-orang itu menafsirkan citra satelit itu dengan pandangan bias. "Hingga kini, semua gambar yang pernah saya lihat bisa diartikan sebagai bentang alam," katanya.

    Fitur yang ditafsirkan sebagai ‘Anomali Ararat’ adalah birai batu pada bayangan parsial yang dilengkapi ketebalan salju dan es yang bervariasi, tutupnya. [mor]

    PEDOMAN KOMENTAR

    Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


    Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


    Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

     

    890 komentar

    • Kyai Ismaya  •  1 tahun 2 bulan lalu
      Tahukah anda bahwa Greenland yang ada di Kutub utara dahulu pernah beriklim tropis?
      Buktinya: ada batuan karbonat (batukapur), sedangkan syarat terbentuknya karbonat harus temperaturnya hangat, kedalaman laut dangkal (+/- 20 mtr); nah reef/terumbu karang yang materialnya karbonat tersebut baru bisa terbentuk dalam kondisi demikian.
      Percayakah anda bahwa di Himalaya pernah ditemukan karbonat....
      Juga Wonosari G. Kidul di tenggara Yo----akarta (dikenal dengan daerah tandus karena kandungan kapurnya) dulu merupakan lautan (terbukti adanya fosil binatang laut), sekarang menjadi daerah yang tinggi......
      maka adanya gaya endogen secara evolusi terjadi pengangkatan bumi, shg yang daerah rendah menjadi tinggi .... korelasikan kejadian tersebut, analogikan dulu
      Erpsi Merapi, Bromo, Gempa di Aceh dan di Jepang SECARA GEOLOGI ITU MERUPAKAN FENOMENA ALAM/ KEJADIAN BIASA jangan buru2 dikaitkan dengan akhlak... pikir dulu kenapa, kalau ga ngerti kirim pertanyaan ke dinas terkait Volkanologi
      nah kita buka aja wawasan ilmiah kita kan lebih asyik daripada belum2 sudah bersandar pada agama yang akhirnya berantem melulu....saling menjelekkan, saling menghina, dibuka di halaman berapapun kok ga ada ajaran untuk menghina...ga maju ... sekian pidato saya... yang penting rukun demi NKRI
      • Bayuaji 1 tahun 2 bulan lalu
        Mantep, sy suka sekali Pidatonya. Daripada berita tidak bermutu yang dimuat pada halaman ini.
      • OE 1 tahun 2 bulan lalu
        komen yg bermutu. fenomena pengangkatan bumi benar adanya. tinggal diperhitungkan saja perkiraan tinggi gunung ararat pada saat itu yg memungkinkan untuk tertutup air, lalu dihitung berapa tingkat kenaikan permukaan tanahnya per tahun. apakah kecepatan kenaikan tanahnya itu wajar.
      • Mega Salsabila 1 tahun 2 bulan lalu
        i like it..
        saya sangat setuju dgn sanggahanya, scra ilmiah memang benar bgtu adanya, susah jg memang klw dikait2kan dgn argument2 yg mengarah kepada sistem kepercayaan masing2. apalagi perdebatan antar agama yg msng2 mrasa benar. lanjutkan pak geolog..!!
    • Erick Sebastian  •  1 tahun 2 bulan lalu
      Semua Firman Nya akan tergenapi.. Yesus Kristus Allah yang inkarnasi ke bumi seringkali tidak dapat dimengerti oleh semua orang yg belum mengenal Nya, Allah yang Mahatinggi itu sudi datang sebagai manusia dan lahir di sebuah kandang itu sudah menunjukkan bahwa Dia yang Mahabesar itu merendahkan diriNya serendah-rendahNya untuk sebuah misi keselamatan manusia. Ia lahir memilih cara yang sederhana, lahir "normal" sebagaimana manusia biasa, dilahirkan dari seorang ibu. Cara ini adalah misteri Allah yang sulit diterima manusia yang masih memeprsoalkan ke-Allahan Yesus Kristus. GBU all
      • VICTORY 1 tahun 2 bulan lalu
        INI BLOG UNTUK MEMBAHAS ARTIKEL BAHTERA... BUKAN UNTUK PEKABARAN INJIL. TAU TEMPAT GAK...? SEKOLAH YANG BENAR SANA.
        TUHAN KASIH KAMU KEPINTARAN, HIKMAN DAN KEBIJAKSANAAN AGAR TAU DIRI, TAU SITUASI... BUKANNYA TAMBAH BODOH.
      • Bran 1 tahun 2 bulan lalu
        DUHHH!! Yesus Kristus Allah yang inkarnasi ke bumi..?? KOK MESTI CAPE2 YAA SANG TUHAN PEKE INKARNASI SEGALA ??

        Ia lahir memilih cara yang sederhana, lahir "normal" sebagaimana manusia biasa, dilahirkan dari seorang ibu...? TAPI MATI NYA KOK DI NISTA KAN BGITU ??? MATI DI ---- PAKUU DAN CUMA PAKE CELANA KOLOR DOANG..?

        KALO MILIH TUHAN, YG BENERR DONNNG...? PAKE OTAKK...AKAL...
      • Gabby 1 tahun 2 bulan lalu
        woy kalo ngomong mikir dulu ya jangan asal ngomong lo bran! ga diajarin sopan santun lo hah?!
    • Pengguna Yahoo!  •  1 tahun 2 bulan lalu
      Kalau kita hanya mau debat kusir saja, pasti tidak akan ada ujung pangkalnya, atau akhir akhirnya yaitu hanya gontok gontokan, coba pikirkan, apakah ada mobil yang diparkir di atas rumah setelah ada tsunami? Gitu saja pertanyaannya, gampang kan? Tapi buktinya di Jepang setelah ada tsunami ada beberapa mobil yang nangkring di atas rumah, bahkan rumah saja bisa dirobohi oleh air, dan orang bisa dilenyapkan oleh air juga, coba perdebatkan secara ilmu pengetahuan yang ala AMERIKA, atau ilmu keagamaan ala MOHAMMAD SAW, nggak mungkin hal itu bisa dijawab, jadi hasil akhirnya hanya ALKITAB (ALLAH KITA TETAP AMAT BERKUASA), yaitu dengan kenyataannya, untuk itulah, mari kita segera bertobat dan menerima TUHAN YESUS KRISTUS sebagai JURU SELAMAT KITA MASING MASING, karena tidak ada jalan lain ke Sorga, kecuali melalui TUHAN YESUS KRITUS SAJA. Amin.
      • Greg 1 tahun 2 bulan lalu
        Like This
      • Astrid 1 tahun 2 bulan lalu
        Setuju deh pak,
      • Cah Angon 1 tahun 2 bulan lalu
        mas mas,ajaran agamamu yang sekarang tuh sudah jauh menyimpang dari ajaran isa as/jesus pada jaman dahulu,kok km masih saja mau disesatkan,contohnya saja kegiatan puji pujian dengan nyanyai nyanyian,apakah yesus dahulu mengajarkan seperti itu?mas mbok diangan angan/dipikirkan/dirasakan dengan hati nurani
    • vangelis  •  1 tahun 1 bulan lalu
      Tulisan diatas benar2 ga jelas arahnya dan benar2 bodoh, lihat saja;
      1. Mendramatisasi: Elevasi puncak Ararat yang cuma +/- 5.500m, BUKAN 24.700m
      2. Mendramatisasi: letak dugaan bahtera Nabi Nuh ada di lereng gunung Ararat +/- 2.200m (hampir sama dgn Tangkubanperahu) BUKAN di puncak gunung Ararat (lihat dulu foto2 real lokasi bahtera Nuh & bandingkan dengan komentar si farouk yg jelas2 ga pernah ke lokasi tsb)
      3. Sinisme: "Seorang pria beruntung & keluarganya"..... apa maksudnya??? sebab menurut kitab suci berbagai agama, bukan cuma seorang atw sekeluarga saja
      4. Membawa kata "ILMIAH"; padahal tidak satupun bukti ilmiah yang diungkap dalam tulisan ini, spt perkiraan ketinggian banjir, kuat arus banjir, perkiraan penyebab banjir, perkiraan elevasi wilayah gunung Ararat 6.000 tahun lalu (yang pasti berbeda dengan saat ini)
      5. Membawa kata "MUSTAHIL" terkait volume air, padahal banyak bukti ilmiah bahwa sebagian belahan bumi ini pernah terendam air, termasuk indonesia, hal ini banyak dimungkinkan oleh gempa, pergeseran kulit bumi yg dpt menimbulkan tsunami, mencairnya es dll.

      Jadi jelas tulisan ini bukan saja tidak jelas maunya,, tapi sangat dangkal, tidak ilmiah, tendensius, sinis dan ngawur... wur... awur... awur

      Jadi,,,, rekan2 pembaca jgn kepancing, kuatirnya tulisan ini malah memprovokasi
      • Pai nem 1 tahun 1 bulan lalu
        setujuh gan..
      • no name 1 tahun 1 bulan lalu
        oce de
      • Anyu 1 tahun 1 bulan lalu
        Setuju banget... kurang bijak jika mudah terprovokasi
    • Gema Persada  •  1 tahun 1 bulan lalu
      Zaman sekarang tidak pada tempatnya lagi untuk berpikir sempit.
      Hanya Agama saya yang benar.
      Hanya Kitab saya yang benar.
      Ndak, Tuhan akan marah.
      Yang dipertanyakan, apakah sudah Kamu jalankan Imanmu?
      Apakah Kamu tidak menyontek (bagi Pelajar & Mahasiswa),
      apakah Kamu tidak korup (bagi Pekerja),
      sudahkah kamu menolong kaum Papa (untuk kita semua), dan banyak lagi lainnya.
      Lebih celaka lagi bila kamu menyeret manusia lain ke Lembah Dosa.
      Tidak ada gunanya hanya menghafal ayat-ayat suci terus berada di Kelenteng, Gereja, Mesjid, Vihara, ataupun tempat ibadah lain, hanya indah tanpa bermakna. Harus ada aplikasi dalam semua sektor kehidupan.
      Dari banyak buku tentang Israel dikatakan, Yahudi bukan Nasrani, sangat bertolak belakang. Bahkan cenderung dikatakan kedua Agama ini yang paling bertolak belakang. Disana (di Israel) yang dominan adalah Agama Yahudi, ada juga Muslim, Nasrani, dan sedikit Hindu-Budha. Plural. Fenomena ini terjadi disemua negara dunia. Tidak bisa dihindari, karena Agama adalah Hak Berkeyakinan yang paling hakiki.
      Bagaimana cara memuliakan Tuhan, jalankan.
      Cara boleh berbeda, yang paling utama adalah memuliakan Dia.
      Kita bisa juga melihat Palestina, Mayoritas Muslim, setelah itu Nasrani/Kristen. Israel ribut dengan Palestina, kok di kita di issukan seperti perang Agama, yang lebih bodoh lagi kok dianggap sebagai perang antara Muslim dan Kristen.
      Israel dengan semua rakyatnya yang berbeda Agama, mayoritas Agama Yahudi, melawan Palestina dengan semua rakyatnya, mayoritas Muslim & Kristen.
      Fenomena yang lain lagi dalam konsep lebih kecil, Keluarga. Setiap Suku bisa dipastikan sekarang masyarakatnya menganut semua Agama. Bahkan ada Keluarga yang Bhineka Tunggal Ika. Sangat majemuk. Banyak juga yang bisa hidup sangat damai. Hal ini yang perlu ditiru.
      Apakah Tuhan akan mencela Agama mereka yang berbeda, bila kita tarik dari kacamata Agama kita masing-masing? Kalau kita tidak bisa menjawab, janganlah mencoba menghakimi, karena Dia yang punya hak Prerogatif (untuk semut sekalipun) untuk mengijinkan kita ke Surga. Bila kita mengatakan kita yakin itu adalah kehendak Tuhan sehingga kita menghakimi, alangkah durjananya kita. Seolah kita Wakil Dia. Seolah kita tahu kehendak Dia. Mungkin kita akan menjadi kayu bakar api neraka yang mencoba mengaku sebagai wakilNya. Tidak sekarang, tapi kelak.
      Sebenarnya tidak banyak yang Tuhan pinta dari kita, bekerja dan saling menyayangi serta memuliakanNya.
      • Zauzi Au 1 tahun 1 bulan lalu
        Ini Komentar aneh..... gak nyambung Mas, kalo mau ceramah jangan disini... lo pikir orang itu bodoh apa?
      • Kartika 1 tahun 1 bulan lalu
        hmmm...iya panjang lebar tpi sumpah aq ga bisa nangkap isi komennya tu apa??
        poor u
      • Hafifi 1 tahun 1 bulan lalu
        konsep keimanan dalam agama saya " tidak ada paksaan dalam beragama" dan " untukmu agamamu, untukku agamaku" artinya sangat jelas, toleransi, menghormati dll. Iblis pun tahu siapa yang menciptakannya dan mengakui siapa tuhannya yang memiliki segalanya.. akan tetapi ada hal yang secara prinsip dari tuhan sudah iblis langgar yaitu membantah perintah tuhannya dengan penuh kesombongan, sehingga dia kafir.. nah, untuk yang memiliki pemahaman lain silahkan jalani tapi kalau sudah lain prinsip dari firman tuhan jgn pernah bawa2 nama Agama ini buat nama yang lain dan jangan mengambil sebagian2 dari kitab suci agama ini dengan penjelasan semaunya...
        fenomena yang telah kita saksikan sangat jelas dengan istilah teroris yang menjurus ke salah satu agama. padahal, standar orang yang dicap teroris hanya dari sudut pandang mereka, hanya satu sisi, ini tidak bisa diterima. apakah seorang pejuang kemerdekaan yang menyerang, mengebom, membunuh para penjajah yang telah merebut tanah, membunuh, menyiksa, merampas bahkan membantai pribumi disebut teroris. bagi penjajah mereka adalah teroris akan tetapi bagi rakyat mereka adalah para pahlawan yang sangat mulia.
        terakhir, tuhan itu maha kekal, maha esa (tunggal), tidak beranak pinak, tidak tidur ngantukpun tidak karena tuhan maha mengetahui segalanya, kalau kita bingung ngga bisa liat tuhan, coba liat apa yang telah diciptakannya, mulai dari tubuh kita yang sempurna sampai jagad raya yang sangat luas semuanya teratur rapih tidak ada cacat sedikitpun, kitapun dbuat takjub atasnya.. kalau kita bisa apa? bikin robot yang gerakkannya kaku atau apa.. bisa kita bikin mirip manusia yang seperti kita? nggak mungkin, kecuali atas ijinnya.
    • Im  •  1 tahun 1 bulan lalu
      Ilmuan yang kurang menggunakan akal fikirannya. Peristiwa banjir bah selama 40 hari pada 6000 tahun yang lalu, puncak gunung Ararat adalah serangkaian terciptanya BAHTERA MUKJIZAT nabi NUH. (tidak bisa ditawar-tawar). Lautan Merah aja dapat dibelah oleh nabi MUSA hanya dengan memukulkan tongkatnya sehingga menjadi jalan yang dapat dilalui nabi MUSA dan pengikutnya. Bulan dapat dibelah menjadi dua bagian oleh nabi Muhammad saw, dan sewaktu nabi Muhammad saw setelah Isro` Mi`roj ke langit sap 7 untuk membuktikan peristiwa kejadian Isra` dan Mi`raj nabiMuhammad saw memperlambat jalanya matahari ke barat .... dan masih banyak lagi akal fikiran Ilmuan belum dapat menjangkau ILMU ALLAH di muka bumi ini. (sadarlah wahai Ilmuan)
    • Gema Persada  •  1 tahun 1 bulan lalu
      Saya kurang sependapat bila dikatakan bahwa Ilmu Pengetahuan tidak sejalan dengan Kitab-Kitab Suci. Semua yang di Kitab Suci adalah Wahyu dari Illahi. Kebenarannya sudah pasti. Karena Dia yang menciptakan semuanya. Jadi tidak perlu kita meragukan bila Dia "menceritakannya" melalui Wahyu lewat "Orang-Orang PilihanNya".
      Yang paling utama adalah menyikapi berita dan berpikir kritis sehingga topik tidak kabur. Tidak hanya dari Pembaca (hindarkan berpikir sempit-peristiwa terjadi sudah lama dan alam berubah), bisa juga melalui Peliput (keakuratan berita, seperti dimensi-apakah meter atau feet-bisa juga memang benar ukuran seperti itu perkiraannya-tapi seperti tadi, alam berubah).
      Alangkah sayangnya bila media seperti ini dibahas dengan kontra produktif, buang waktu. Banyak yang bisa kita lakukan berupa sharing yang membangun.
      Peristiwa Banjir Bandang Jaman Nuh bukan sesuatu yang aneh bila dilihat dari kedahsyatan ciptaanNya.
      Keajaiban yang lain tidak terhitung.
      Bumi hanya debu (mungkin lebih kecil dari debu) bila kita lihat Alam Semesta. Bumi berada di satu bintang, Matahari. Matahari merupakan salah satu dari ratusan milyar bintang di Galaksi Bima Sakti / Milky Way. Bima sakti hanya salah satu dari milyaran galaksi di Alam Semesta. Segala Puji bagi Maha Pencipta.
      Gaya tarik menarik antara Bulan dan Bumi sangat teratur. Hal yang sama terjadi antara Matahari dan Planet-planet yang mengitarinya (termasuk Bumi).
      Bisa kita bayangkan apabila gaya tarik-menarik tersebut berkurang sedikit saja (yang terjadi sistem akan tercerai berai - saling tabrakan - badai dingin), sebaliknya akan terjadi - dimana semua Planet akan binasa oleh panas matahari.
      Segala Puji bagi Maha Pencipta yang mengatur keseimbangan tersebut.
      Dari hal tersebut kita sangat memahami, Dia tidak akan pernah ternalar oleh milyaran serabut kelabu yang halus di kepala kita. Yang harus kita lakukan adalah, kita menjalankan tugas dari Dia untuk menguasai Alam Semesta, menjaga keberimbangan dari semua ciptaanNya yang sangat beragam, dan tetap sujud memuliakan Dia. Diluar dari ini, kita hanya mendukakan Tuhan.
    • Cosen's  •  1 tahun 2 bulan lalu
      Dear.. @natali, @ima, Yakobus... kita Umat islam diwajibkan meng-Imani kitab2 sebelum Al-quran (Zabur, Taurat dan Injil), kita juga berhak mengkritik kitab-kitab tersebut kalau menyimpang, bahkan seharusnya kalian sendiri yang harus kritis tentang kitabnya bukan kami. Contoh apakah ada di injil perjanjian lama Yesus (Isa Al-masih) mengaku anak tuhan bahkan mengaku tuhan....? kalau ada tunjukkan.. kalau tidak ada ya luruskan.., dan banyak lagi pertanyaan yang lainnya, tapi maaf kayaknya gk bakalan bisa dijawab tuh............
    • Ady Syahrul  •  1 tahun 1 bulan lalu
      itulah mukjizat Allah SWT,di agama islam itu sangat diyakini adnya keselamatan Nabi Nuh AS,krn tercantum di AL-QURAN...
    • jackson  •  1 tahun 2 bulan lalu
      Penulis ini sepertinya lebih hebat dari Tuhan Allah, anda renungkan secara seksama kenapa penglihatan anda terbatas, jadi anda sebagai mahluk yang diciptakan Tuhan Allah tidak akan pernah melampaui nya karena anda adalah ciptaan dan Tuhan Allah adalah pencipta, dengan demikian mahluk yang diciptakan tidak akan pernah mampu menguasai penciptanya ;Lihat moral manusia sekarang semakin lama semakin bezat dengan berdasarkan logika dan ini telah tecatat dalam Bible/ Injil dan segala yang tercatat dalam Firman Bilble adalah bukan cerita bohonh . Saran saya kepada penulis bertobat dekatkan dirimu kepada Tuhan Allah. tentang benar atau tidak itu Bahtera Nuh adalah sah-sah saja untuk dipertanyakan, tetapi jangan sekali-sekali anda mempertanyakan kredibilitas kemampuan Tuhan Allah melakukan sesuatu. Jika anda kristen seperti saya rajin lah ke gereja dan membaca firman Tuhan, jika anda seorang muslim rajinlah sholat dan membaca alqur'an dan menerapkan dengan penuh kasih dan damai ditengah-tengan negara kita yang saat ini kurang kondusif
    • Wong Sinting  •  1 tahun 2 bulan lalu
      Saudara2ku semua....coba baca lagi tulisan2 kalian semua jgn ada yg terlewat.....
      Intinya :
      kita sebagai manusia diberi akal pikiran utk memecahkan semua hal yg msh misteri di dunia ini...& coba baca sejarah Yahudi jg kalo mau di sana jg ada di sebut gunung Judi, tp tempat tsb sdh berganti nama 3x. (meskipun sy bukan Yahudi tdk ada salahnya belajar dr mn pun).
      Bukankah Alqur'an mengajarkan demikian ? Cari pengetahuan sampe ke negri cina.
      Bukankah Injil jg mengajarkan semua yg ada di dunia ini bisa di pelajari(mesipun itu bukan hal yg mudah bagi manusia). Inti dr sini adalah sama yaitu mencari jawaban. Bahasa kalian aja yg kalian pake disini berbeda satu sm lain...intinya sama...Sayang saudara2 tdk mau membuka mata hati, jiwa & pikiran.
      Buat yg anti amrik or yahudi tlg ambil sisi baiknya dari apa yg sdh mereka pelajari dan sdh ditemukan jwb nya. Kalo gak mau ya berarti kalian gak sadar donk...produk siapa semua ini.
      Kasarnya sy ngomong kalo gak mau pake produk buatan amrik yg menemukan intinya adalah yahudi...nah kalian jgn pake komputer, jgn pake internet...kalo mau ya bikin aja satelit & internet or komputer sendiri donk...!!!
      Tdk perlu saudara2 ini bikin polemik yg gak jelas....tdk perlu ada pertentangan yg membuat saling membenci & menciptakan permusuhan... saling menghargai, menghormati, menyayangi, mencintai adalah sesuatu yg indah...
      Jagalah negara Indonesia ini.....!!!!!!
    • Alfa kilo  •  1 tahun 2 bulan lalu
      siapa bilang ada keselamatan di YESUS KRISTUS.....? dia sendiri mati di paku di kayu salib sambil teriak2 minta tolong.... minta diselamatkan..... gimana caranya dia mo selamatkan orang lain.... gunakan akal sehat untuk berfikir.... telaah dengan hati nurani.... apa mungkinkah ini...?
    • LOJA HITA  •  1 tahun 1 bulan lalu
      mengenai nabi nuh, islam (al-quran) mengamini dan kristen (kitab suci perjanjian lama) juga mengamini, jadi dlm hal ini tdk ada perbedaan. tapi kenapa malah pada berantem , dan melebar kemana-mana??? pantasan negara kita gak maju2, rakyatnya hobi berantem. semua agama mengajarkan kebaikan. tdk ada agama yang mengajarkan caci-maki dan saling menghina!!!
      DAMAILAH NEGRIKU!!! SEJAHTERA BANGSAKU!!!
    • Wiro Sableng  •  1 tahun 1 bulan lalu
      kalau mau tau jawabanya baca AL-QURAN dan HADIST.
      cuma disana semua jawaban didunia ini ketemu.
      PASTI.
    • Pak Tung Ting  •  1 tahun 1 bulan lalu
      Kenapa negara yang dasarnya atheis/komunis yang bisa bikin pesawat antariksa, pesawat terbang, mobil dan lebih makmur, korupsinya kurang, negaranya bersih, budaya antrinya bagus, nonton bolanya teratur, di negaranya susah minyak jika dibandingkan dgn di negara Arab?

      Dan kenapa di negara Arab yg kaya akan minyak, tapi susah tumbuh sayur-mayur?

      Jawabannya : Itulah adilnya Allah SWT, agar kita saling bekerjasama dan membutuhkan. Paham !!!!!!
    • Alfe  •  1 tahun 2 bulan lalu
      Nabi tdk pernah mengajarkan kpd Ummatnya utk mengejek ataupun menjelekkan agama lain...!!! masalah kejadian yg terjadi pada saat zaman Nabi Nuh A.S. itu tentunya adalah salah satu tanda-tanda kekuasaan Allah SWT. sbg manusia yg pintar sekali pun tdk akan bisa menandingi kekuasaan Tuhan....!!! & sbg seorang Muslim patokan hidup kita di dunia & akhirat hanyalah AL-Qur'an serta Hadits Nabi. begitu pula Agama lain yg berpatokan hidupnya kepada Kitab yg mereka yakini. bukan berpatokan kepada org yg berilmu pintar tp tdk meyakini suatu Agama. biarlah ilmu pengetahuan berjalan semestinya asal bermanfaat bagi kehidupan manusia bukan utk menyesatkan hidup manusia.
    • Simri  •  1 tahun 2 bulan lalu
      Siapa yg bilang hujan selama 40 hari gak bisa mencapai puncak gunung ararat? Sedangkan Tuhan bisa mengijinkan tsunami hanya 1 ato 2 jam aja air sudah menelan Jepang dgn bangunan2 yg tinggi megah. Apalagi 40 hari. Yg bilang nggak ilmiah (dalam tulisan diatas itu agaknya bodoh).. Emang sulit utk menafsirkan keajaiban Tuhan (bagi org2 yg tidak percaya Tuhan)
    • Made  •  1 tahun 2 bulan lalu
      Menyedihkan komentar2 yang sudah dimuat...kalau begini cara pandang generasi muda sekarang ini, niscaya Indonesia akan semakin terpuruk dan terbelakang...oleh karena perbedaan keyakinan yang tidak saling menghormati antar sesama. Kita tidak pernah tahu dimana dan dengan agama apa ketika dilahirkan...yakinilah setiap kepercayaanmu sepenuh hati dan jalankanlah amanat yang diberikanNya. Dan jangan sekali kali merendahkan dan terlalu meninggikan setiap agama yang dianut orang lain. Kita adalah sama. Manusia adalah sama. Takdir dan kematian hanya Tuhan yang tahu dan mengaturnya. Manusia tidak berhak akan hidup matinya seseorang. Manusia tidak bisa menghakimi dan menilai setiap perbuatan dosa manusia, hanya Tuhanlah yang berhak atas semuanya. Karena agama adalah kepercayaan hakiki setiap manusia yang berada dalam hati setiap individu menuju kesempurnaan hidup. Kedamaian adalah harga yang sangat mahal kalau kita tidak saling menghargai. Hanya tuhan yang tahu apakah kita beriman atau tidak. Manusia hanya bisa menilai dr luarnya saja....maka janganlah kita menentukan dan menilai kadar keimanan orang lain.
    • bambang Purwanto  •  1 tahun 2 bulan lalu
      Berbahagialah orang yang tidak MELIHAT tapi tetap Percaya...itu namanya IMAN... bukan Melihat dulu baru PERCAYA... Allah Maha besar... Tidak ada yang Mustahil bagi ALLAH.. amiin
    • Pengguna Yahoo!  •  1 tahun 2 bulan lalu
      Salah kira itu....
      Bahtera Nuh bukan di gunung ararat.
      Bahtera Nuh itu sebenernya terdampat di pulau jawa. Tepatnya di jawa barat.
      Ditemukan oleh sangkuriang....
      Terus ditendang deh ama dia, jadilah gunung tangkuban prahu.....

      Itu yang betul...
    POLL

    Menurut Anda, apakah penahanan Angelina Sondakh akan berhasil mengungkap kasus korupsi anggaran Wisma Atlet?

    Memuat...
    Opsi Pilihan Jajak Pendapat