Penghargaan buat SBY

Banjir Bandang di Bangladesh Tewaskan Lebih dari 100 Orang

Chittagon, Bangladesh (AFP/ANTARA) - Korban tewas akibat serangkaian banjir bandang dan tanah longsor yang mematikan di wilayah tenggara Bangladesh meningkat menjadi lebih dari 100 korban pada Kamis, karena tim penyelamat menghentikan operasi pencarian mereka.


Kepala pengurus daerah, Sirajul Haq Khan, mengatakan bahwa 108 mayat telah ditarik dari lumpur dan puing-puing rumah yang hancur di distrik Chittagong, Cox's Bazar, dan Bandarban.


Longsor itu dipicu akibat tingginya intensitas hujan selama tiga hari berturut-turut yang membuat aliran sungai menjadi deras karena lumpur yang turun ke bawah lereng bukit, melumat kota-kota kumuh di bawahnya dan menghanyutkan lebih dari 60 ribu orang.


"Kami telah menghentikan operasi penyelamatan karena tidak lagi orang yang dilaporkan hilang," kata Khan kepada AFP, seraya menambahkan bahwa banjir akibat hujan itu akhirnya surut.


Pihak pemerintahan mengatakan bahwa penerbangan yang masuk dan keluar dari Bandara Internasional Shah Amanat di Chittagong telah kembali beroperasi, tetapi mereka menambahkan bahwa pemulihan beberapa jalur kereta api yang terputus di negara itu membutuhkan waktu selama beberapa pekan.


Tanah longsor yang dipicu derasnya hujan biasa terjadi di Chittagong dan pemerintah telah berupaya untuk memperketat aturan yang membatasi pembangunan di daerah yang berbahaya. (jk/ik)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.