Manila (AFP/ANTARA) - Hampir 2.000 orang di Filipina bagian selatan mengungsi setelah hujan lebat yang menyebabkan bantaran sungai mereka meluap, kata pihak pemerintah itu pada Minggu.
Penduduk di provinsi Sarangani di pulau Mindanao bagian selatan lari menyelamatkan diri sebelum fajar pada Sabtu untuk dapat menyelamatkan diri di tempat penampungan darurat, ke sebuah gimnasium milik pemerintah atau bersama pada kerabat, kata kepala pertahanan sipil, Benito Ramos.
Dia mengatakan evakuasi awal yang terjadi sebelum banjir melanda menyelamatkan banyak jiwa, berbeda dengan banjir luas yang terjadi pada bulan lalu di bagian negara lain yang menewaskan 170 jiwa.
âItu adalah evakuasi yang dilakukan sebelum kejadian: itu sebabnya tidak ada korban jiwa ataupun korban cedera,â katanya kepada AFP.
Dia mengatakan bahwa banjir tersebut ringan dan orang-orang mulai kembali ke rumah.
Badai dan banjir akibat hujan deras memberi dampak kepada lebih dari dua juta orang pada Agustus.
Di Filipina terdapat sekitar 20 badai besar atau topan setiap musim hujan. (kn/mp)


Yahoo! OMG