Penghargaan buat SBY

Bank Dunia: Ekonomi RI Rentan Krisis Global

  • Menlu Tolak Sebut Indonesia Bangkrutkan Peternak Australia

    Menlu Tolak Sebut Indonesia Bangkrutkan Peternak Australia

    Antara
    Menlu Tolak Sebut Indonesia Bangkrutkan Peternak Australia

    Jakarta (ANTARA) - Menteri Luar Negeri (Menlu), Marty Natalegawa, menolak menyebut langkah kebijakan kerja sama perdagangan Indonesia sebagai penyebab kebangkrutan para peternak sapi di Australia terutama bagian utara. "Terlalu jauh untuk mengatakan bahwa Indonesia sudah membuat peternak sapi Australia bangkrut," kata Marty di kantornya di Jakarta, Jumat. Menurut Marty, pendekatan kerja sama ekonomi sudah prinsip dasarnya adalah saling menguntungkan supaya bisa bertahan lama. ...

  • CEO McDonald Dikritik Anak 9 Tahun  

    CEO McDonald Dikritik Anak 9 Tahun  

    Tempo
    CEO McDonald Dikritik Anak 9 Tahun  

    TEMPO.CO, Jakarta--Restoran cepat saji McDonald, lagi-lagi mendapatkan kritik karena menyasar anak-anak sebagai pangsa pasarnya. Kritik bertubi-tubi itu berlangsung dalam pertemuan pemegang saham tahunan McDonald Kamis, 25 Mei 2013.

  • Ke Pasar, Gita Wirjawan Belanja Bawang

    Ke Pasar, Gita Wirjawan Belanja Bawang

    Tempo
    Ke Pasar, Gita Wirjawan Belanja Bawang

    TEMPO.CO, Semarang - Menteri Perdagangan Gita Wirjawan hari ini meresmikan Pasar Boja di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Di pasar yang baru selesai dipugar dengan dana Rp 4 miliar dari Kementerian Perdagangan itu, Gita menyempatkan diri berbelanja.

INILAH.COM, Jakarta - Bank Dunia menyatakan, gejolak aliran modal portofolio dan pasar saham di Indonesia menunjukan bahwa perekonomian negeri ini tidak kebal dari ketidakpastian di zona euro.

Kepala Perwakilan Bank Dunia untuk Indonesia, Stefan Koeberle, mengatakan meski Indonesia masih menikmati pertumbuhan kuat dibandingkan dengan negara-negara ekonomi berkembang lainnya, berkat kuatnya konsumsi domestik dan investasi, namun Indonesia tidak dapat menghindar dari dampak penurunan ekonomi global.

"Terutama jika harga komoditas dunia dan permintaan seperti China terkena dampaknya," tuturnya di Jakarta, Kamis (12/7/2012).

Harga-harga komoditas utama Indonesia, seperti batu bara, karet, minyak sawit, dan tembaga telah menurun, hampir mencapai 20%. Ia mengatakan, hal ini menyumbang terhadap melemahnya ekspor dan bergeraknya neraca berjalan ke arah defisit. Sementara nilai tukar rupiah terus melemah, turun sekitar 10% terhadap dolar AS sejak Agustus 2011.

Menurut Bank Dunia, Indonesia mampu melewati gejolak perekonomian global saat ini dengan pertumbuhan tahun 2012 diproyeksikan mencapai 6%. "Menuju 2013, proyeksi baseline untuk pertumbuhan adalah 6,4 persen. Namun, krisis ekonomi global yang parah dapat menekan pertumbuhan turun ke sekitar 4 persen," ungkapnya.

Berdasarkan laporan Perkembangan Triwulanan Perekonomian Indonesia edisi Juli 2012, pemerintah Indonesia harus memprioritaskan kebijakan dalam menghadapi krisis. Pasalnya, gejolak pasar keuangan internasional diperkirakan akan terus berlanjut dalam jangka pendek.

"Persiapan rencana kebijakan fiskal, sebagai contoh, belanja untuk mendukung ekonomi dan melindungi masyarakat miskin, harus dimulai sekarang, sehingga mereka dapat dilaksanakan secara cepat ketika krisis terjadi," ungkapnya.

Sedangkan Ekonom Utama Bank Dunia untuk Indonesia, Subham Chaudhuri mengatakan, Indonesia menghadapi tantangan ganda yaitu meningkatkan kesiapan menghadapi krisis untuk menghadapi goncangan jangka pendek, dan pada saat bersamaan mendukung pertumbuhan jangka menengah.

Hal tersebut akan membutuhkan kelanjutan reformasi struktural dan investasi, yang dapat meningkatkan rasa percaya diri investor di saat yang mungkin paling dibutuhkan. "Tidak ada ruang untuk rasa puas diri di lingkungan pasar yang rentan saat ini,' ungkap Subham Chaudhuri.

Peluncuran laporan Perkembangan Triwulanan Perekonomian Indonesia edisi Juli 2012 ini disertai diskusi panel dengan tema "Indonesia tumbuh dalam lingkungan global yang lebih rentan", yang dihadiri Direktur Pelaksana Ban Dunia Sri Mulyani Indrawati, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal M.Chatib Basri, Wakil Menteri Keuangan Indonesia Mahendra Siregar, dan Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi. [rus]

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat