Banteng Tempur Kehausan di Jalan, Terpaksa Didorong [VIDEO]

Punya mobil mewah dengan fitur lengkap serta canggih, siapa yang tidak mau bukan? Apalagi kita memiliki sebuah mobil sport bahkan sekelas supercar akan sangat bangga rasanya kalau setiap hari bisa menemani kita berkeliling kota.

Sebab yang bakal terjadi jika kita mengendarai sebuah supercar di perkotaan tentu akan banyak orang memperhatikan kita bahkan para gadis-gadis pasti pada melirik. Tapi kalau sebuah kejadian yang memalukan terjadi saat kita mengendarai mobil mewah dan banyak menarik perhatian orang banyak tentu tidak diharapkan terjadi bukan?

Hal inilah yang terjadi pada salah seorang pemilik supercar mahal asal Italia, Lamborghini Murcielago berwarna kuning yang berada di negara Rumania yang terpaksa menjadi perhatian orang banyak lantaran sang banteng kehausan di tengah jalan alias kehabisan bahan bakar.

Alhasil, sang banteng harus didorong. Beruntung teman-teman sang pemilik Lambo Murcielago ini bisa datang membantu mendorong supercar dua penumpang yang bobot kosongnya mencapai 1430 kg. Bagaimana jadinya jika dia hanya seorang diri?

Mengingat bobot paling berat supercar dengan empat penggerak roda ini berasal dari jantung pacu V12 dengan kapasitas 6.5 liter yang sanggup mengeluarkan tenaga sebesar 640 hp pada putaran 8.000 rpm dengan torsinya yang mencapai 660 Nm pada putaran 6.000 rpm.

Mungkin hal ini bisa saja terjadi pada Anda di Indonesia yang memiliki mobil mewah dengan mesin kapasitas besar. Sebab yang harus Anda ingat adalah semakin besar kapasitas mesin tentu bahan bakar yang diperlukan juga akan lebih banyak, apalagi dipergunakan di dalam kota. Berikut video sang banteng tempur kehausan di Rumania:

(kpl/vin)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Jajak Pendapat Yahoo!

Setujukah Anda jika Pekan Raya Jakarta kembali diselenggarakan di Monas?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat