Beban Gaji Naik, Astra Otoparts Jaga Kinerja

  • Chatib Menkeu, Dahlan: Bagus Enggak dari Partai  

    Chatib Menkeu, Dahlan: Bagus Enggak dari Partai  

    Tempo
    Chatib Menkeu, Dahlan: Bagus Enggak dari Partai  

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyambut positif ditunjuknya Chatib Basri sebagai menteri keuangan yang baru. "Bagus, apalagi dia tidak berpartai, jadi lebih independen," ujar Dahlan saat ditemui seusai acara Sarasehan Pendidikan Nasional dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional di Sentul International Convention Centre hari ini, Selasa, 21 Mei 2013.

  • Gita Sebut Karen Cocok Jadi Ketua BKPM

    Gita Sebut Karen Cocok Jadi Ketua BKPM

    Tempo
    Gita Sebut Karen Cocok Jadi Ketua BKPM

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perdagangan Gita Wirjawan mengatakan bahwa ketua Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pengganti Chatib Basri harus bisa mengerti pembuatan lapangan kerja harus datang dari modal dalam negeri dan luar negeri.

  • SBY Resmi Lantik Chatib Basri  

    SBY Resmi Lantik Chatib Basri  

    Tempo
    SBY Resmi Lantik Chatib Basri  

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari ini melantik mantan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Chatib Basri, menjadi Menteri Keuangan yang baru. Chatib menggantikan Agus Martowardojo yang akan menempati posisi baru sebagai Gubernur Bank Indonesia. 

INILAH.COM, Jakarta - Manajemen PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) memperkirakan kinerja keuangan perseroan 2012 sama dengan tahun 2011.

Hal itu dipicu dari kenaikan beban gaji dan rencana aturan downpayment yang akan mempengaruhi kinerja perseroan. "Tahun ini kelihatan berat. Biaya gaji buruh naik sehingga beban employee naik. Kami akan mengusahakan kinerja sama dengan tahun 2011," ujar Direktur Keuangan PT Astra Otoparts Tbk, Darmawan Widjaja seusai paparan publik perseroan, Kamis (19/4/2012).

Saat dikonfirmasi mengenai hasil kinerja kuartal pertama 2012, Darmawan mengaku, kinerja perseroan masih lebih baik bila dibandingkan kuartal pertama tahun lalu. Untuk mendukung kinerja perseroan pada tahun ini, PT Astra Otoparts akan menganggarkan belanja modal sebesar Rp1,6 triliun pada 2012.

Dana tersebut dialokasikan untuk meningkatkan produk dan model baru sebesar 54% dan produk lama sebesar 34%, dan sisanya supporting. Adapun dana belanja modal Rp1,6 triliun itu  didapatkan dari pinjaman sebesar 60% dan internal 40%.

Pihaknya telah menjajaki pinjaman dari 3-4 bank baik dari bank asing dan lokal. "Kami telah mendapatkan pinjaman sebesar Rp600 miliar, tetapi kami belum bisa beritahu nama banknya. Sedangkan bunga pinjaman tersebut mengikuti pasar, namun di bawah 10%, sedangkan sisa pinjamannya akan didapatkan middle year atau paling lambat Oktober, " tutur Darmawan.

Sedangkan total belanja modal dengan joint venture perseroan diperkirakan mencapai Rp2,95 triliun pada 2012. Di mana sisa Rp1,3 triliun itu berasal dari intergenerate fund.

Sebelumnya perseroan mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,01 triliun pada 2011 dari tahun sebelumnya Rp1,14 triliun. Pendapatan naik 17,72% menjadi Rp7,36 triliun pada 2011 dari tahun lalu sebesar Rp6,26 triliun. [hid]

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Artikel Bisnis Terpopuler

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat