Berburu Harta Luthfi

BEI Cermati Aktivitas Saham APIC dan GREN

  • Emas Jatuh karena Pernyataan Bernanke Bervariasi

    Antara

    Chicago (ANATARA/Xinhua) - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange jatuh pada Rabu (Kamis pagi WIB), karena Ketua Federal Reserve AS Ben Bernanke membuat pernyataan bervariasi di hadapan Kongres. Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni turun 10,2 dolar AS, atau 0,74 persen, menjadi menetap di 1.367,4 dolar AS per ounce. Ketua Fed Bernanke dalam kesaksiannya kepada Komite Ekonomi Gabungan Kongres pada Rabu mengatakan bahwa "kebijakan pengetatan moneter prematur

  • Menteri Chatib Usul BBM Naik Bulan Depan

    Menteri Chatib Usul BBM Naik Bulan Depan

    Tempo
    Menteri Chatib Usul BBM Naik Bulan Depan

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Mochamad Chatib Basri meminta kenaikan harga bahan bakar minyak bisa diberlakukan pada Juni 2013. "Tanggal pastinya, hak preogratif Presiden," kata Chatib saat rapat kerja dengan Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu, 22 Mei 2013.

  • 22 Bank Dilibatkan dalam Program Pembiayaan Rumah  

    22 Bank Dilibatkan dalam Program Pembiayaan Rumah  

    Tempo
    22 Bank Dilibatkan dalam Program Pembiayaan Rumah  

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Perumahan Rakyat dengan PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau PT SMF melibatkan delapan bank nasional dan 14 bank pembangunan daerah dalam program kredit pemilikan rumah fasilitas likuiditas pembangunan perumahan (KPR FLPP). Ini tercatat dalam nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani kedua pihak hari ini, Rabu, 22 Mei 2013, di Hotel Le Meridien, Jakarta.

Jakarta (ANTARA) - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) saat ini sedang mencermati perkembangan aktivitas transaksi dan harga saham PT Pacific Stategic Financial Tbk (APIC) dan PT Evergreen Invesco Tbk (GREN).

Direktur Utama BEI, Ito Warsito menjelaskan telah terjadi peningkatan harga dan aktivitas transaksi saham APIC dan GREN yang di luar kebiasaan dibanding periode sebelumnya (Unusual Market Activity/UMA).

"BEI telah meminta konfirmasi kepada kedua perusahaan ini masing-masing pada 31 Juli 2012 lalu," katanya dalam keterbukaan informasi di Jakarta, Selasa.

Ito menambahkan saat ini pihak otoritas BEI masih menunggu jawaban dari kedua emiten tersebut.

"Sehubungan dengan hal itu, kami meminta investor untuk memperhatikan jawaban ke dua perusahaan atas permintaan konfirmasi bursa," terangnya.

Selain itu, investor juga diharapkan mencermati kinerja perusahaan tercatat dan keterbukaan informasinya.

Di samping itu, lanjutnya, investor sebaiknya mengkaji kembali rencana aksi korporasi APIC dan GREEN apabila rencana itu belum mendapatkan persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

"Pertimbangkan juga berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi, terangnya.

Menurut Ito, pengumunan UMA untuk kedua emiten ini tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan pada bidang pasar modal.(rr)



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Artikel Bisnis Terpopuler

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat