TEMPO.CO , Jakarta - Setelah mengakuisisi Beats Audio dan kemudian bermitra dengan layanan cloud Dropbox, HTC kini membeli 20 persen saham SyncTV, sebuah layanan video internet berbasis cloud.
Kesepakatan pembelian yang diumumkan Senin, 26 Maret 2012, ini semakin menegaskan posisi yang akan diambil vendor asal Taiwan ini, ponsel cerdas yang mengandalkan layanan berbasis cloud.
SyncTV akan memberikan layanan video internet dengan menggunakan banyak peranti, mulai dari Android, Windows Phone, XBOX, iOS, dan televisi.
Dalam kemitraan strategis ini, HTC menggandeng perusahaan induk SyncTV, Intertrust, sebuah perusahaan yang terkenal karena peranti lunak DRM, yang telah digunakan Samsung dan Motorola.
Langkah HTC ini dinilai sebagai bagian strategi untuk memperkuat layanan cloud. Sebelumnya HTC menggelontorkan US$ 48,5 miliar untuk pembelian Saffron Digital, sebagai basis untuk layanan video streaming.
Masih ditambah dengan menanamkan saham sebesar US$ 40 juta di OnLive, perusahaan game berbasis cloud. Tahun lalu, HTC bermitra dengan Dropbox untuk menawarkan penyimpanan gratis sebesar 5GB. Lini layanan cloud HTC akan semakin lengkap dengan pembelian SyncTV.
Pada saat yang bersamaan, HTC juga mengumumkan akan menghentikan HTCSense.com, sebuah layanan penyimpanan kontak, pesan, dan sinkronisasi data.
HTC tidak menjelaskan secara detail alasan penghentian HTCSense.com, namun banyak yang menduga perusahaan ini sedang menyiapkan layanan pengganti yang lebih baik.
DIGITALTRENDS | IQBAL MUHTAROM


