TEMPO.CO, Jakarta - PT Bentoel International Investama Tbk meraih pinjaman dari perbankan sebesar Rp2 triliun. "Pinjaman itu dilakukan 29 Agustus lalu untuk modal kerja perseroan," ujar Sekretaris Perusahaan Bentoel, Jusuf Salman, dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Jumat 30 Agustus lalu.
Dia mengatakan dana sebanyak Rp 2 triliun itu antara lain akan digunakan untuk pembayaran Obligasi Bentoel I Tahun 2007 yang jatuh tempo di November 2012. Sedangkan sisanya akan digunakan untuk pembiayaan belanja modal Bentoel. "Belanja modal untuk 2012 dan 2013," kata dia.
Menurut laporan keuangan per 30 Juni 2012, Grup Bentoel menerbitkan obligasi dengan nilai nominal Rp 1,35 triliun pada 27 November 2008. Obligasi tersebut dibayar setiap tiga bulan selama lima tahun. Utang itu pun akan jatuh tempo pada 27 November 2012.
Seluruh obligasi ini dijual dengan harga sebesar nilai nominal dan tercatat di Bursa Efek indonesia dengan PT Bank CIMB Niaga Tbk bertindak sebagai wali amanat.
Pada akhir tahun lalu dan 30 Juni 2012, peringkat obligasi Bentoel berdasarkan Fitch Rating adalah AAA. "obligasi itu pun dijamin oleh British American Tobacco p.l.c sebagai entitas induk utama kami," jelas Jusuf.
SUTJI DECILYA


