INILAH.COM, Jakarta - Bank Indonesia (BI) mengatakan jika pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi maka tingkat inflasi bisa di atas 7%.
Kepala Biro Riset Ekonomi Derektorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter Bank Indonesia, Juda Agung mengatakan kenaikan harga BBM akan menyumbang inflasi sekitar 3% dalam hitungan tahunannya. "Jadi kenaikan BBM bisa menyumbang sekitar 2 persen-3 persen. Itu persenan, poinnya jika ada kenaikan BBM," ujarnya, Kamis (23/2/2012).
Menurutnya jika BBM bersubsidi tidak dinaikkan maka tingkat inflasi masih sekitar 5,3%. Untuk tingkat inflasi lebih dominan akan terpengaruh kenaikan harga BBM. Hal ini berbeda dengan dampak kenaikan TDL kurang memicu laju inflasi. Lanjut Juda, kenaikan TDL pengaruh ke inflasi kurang dari 1%. [hid]
Jakarta (ANTARA) - Bank Dunia mengalokasikan anggaran baru senilai 2 miliar dolar AS untuk membantu melindungi Indonesia dari goncangan dan volatilitas pasar finansial global pada masa mendatang. "Manajemen fiskal yang `prudent` telah membuat Indonesia melewati krisis global 2008 dengan baik, dan hal itu kemungkinan juga akan menjadi pertahanan terbaik Indonesia dalam iklim ketidakpastian global yang terjadi saat ini," kata Direktur Negara Bank Dunia untuk Indonesia Stefan Koeberle dalam rilis Bank …


Belum ada komentar