BI: Inilah 5 Titik Rawan Kejahatan Perbankan

  • Emas Naik karena Aksi "Short Covering"

    Antara

    Chicago (ANTARA/Xinhua) - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik pada Senin (Selasa pagi WIB) karena aksi "short-covering" (pembelian kembali emas yang telah dijual), menghentikan penurunan tujuh sesi berturut-turut. Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni, naik 19,4 dolar AS, atau 1,42 persen, menjadi menetap di 1.384,1 dolar AS per ounce. Penurunan di pasar saham AS dan dolar yang bergerak melemah berkontribusi pada kenaikan emas pada Senin, kata para

  • Hari Ini, SBY Lantik Chatib Jadi Menteri Keuangan  

    Hari Ini, SBY Lantik Chatib Jadi Menteri Keuangan  

    Tempo
    Hari Ini, SBY Lantik Chatib Jadi Menteri Keuangan  

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dijadwalkan melantik Chatib Basri menjadi menteri keuangan di Istana Negara, Jakarta, Selasa, 21 Mei 2013. Berdasarkan agenda resmi SBY, pelantikan rencananya dimulai pukul 11.00 WIB.

  • Dahlan Iskan Semangati 10 Ribu Guru di Bogor  

    Dahlan Iskan Semangati 10 Ribu Guru di Bogor  

    Tempo
    Dahlan Iskan Semangati 10 Ribu Guru di Bogor  

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyatakan apresiasinya terhadap pengajar di Indonesia.

INILAH.COM, Jakarta - Bank Indonesia (BI) menilai ada lima titik rawan dalam layanan perbankan elektronik sehingga berpotensi menimbulkan aksi kejahatan.

"Berdasarkan kajian Indonesia Security Incident Response Team on Internet Infrastructure (ID-SRTII) ada beberapa titik rawan keamanan terkait layanan perbankan elektronik di Indonesia," ujar Deputi Gubernur Bank Indonesia, Ronald Waas dalam seminar Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), Kamis (5/7/2812).

Titik rawan pertama, ungkapnya, kerawanan prosedur perbankan yaitu lemahnya proses identifikasi dan validasi calon nasabah, sehingga rawan pemalsuan identitas.

Kemudian kerawanan fisik, dengan kartu ATM tidak dilengkapi pengamanan chip sehingga skimming PIN mudah dilakukan. Ketiga, kerawanan aplikasi, kerawanan perilaku dan terakhir kerawanan regulasi dan kelemahan penegakan hukum.

"Kenyamanan bertransaksi saat ini adalah kata kunci bank memberikan layanan kepada nasabah," jelasnya. [hid]

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat