Berburu Harta Luthfi

BI Prediksi Inflasi Mei 0,53 Persen

  • 22 Bank Dilibatkan dalam Program Pembiayaan Rumah  

    22 Bank Dilibatkan dalam Program Pembiayaan Rumah  

    Tempo
    22 Bank Dilibatkan dalam Program Pembiayaan Rumah  

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Perumahan Rakyat dengan PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau PT SMF melibatkan delapan bank nasional dan 14 bank pembangunan daerah dalam program kredit pemilikan rumah fasilitas likuiditas pembangunan perumahan (KPR FLPP). Ini tercatat dalam nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani kedua pihak hari ini, Rabu, 22 Mei 2013, di Hotel Le Meridien, Jakarta.

  • Menkeu: Keputusan Harga BBM Naik Tunggu Presiden

    Menkeu: Keputusan Harga BBM Naik Tunggu Presiden

    Antara
    Menkeu: Keputusan Harga BBM Naik Tunggu Presiden

    Jakarta (ANTARA) - Menteri Keuangan Chatib Basri mengatakan keputusan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsdi pada Juni 2013 masih menunggu keputusan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. "Harga BBM naik per Juni 2013, karena rencananya memang per Juni, tapi tanggalnya nanti tergantung Presiden," katanya dalam rapat kerja Badan Anggaran DPR dengan pemerintah di Jakarta, Rabu. Chatib mengatakan kenaikan harga BBM bersubsidi tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menjaga

  • Dua Jurus Chatib Basri Meredam Inflasi

    Dua Jurus Chatib Basri Meredam Inflasi

    Tempo
    Dua Jurus Chatib Basri Meredam Inflasi

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Muhammad Chatib Basri menyiapkan dua langkah untuk meredam inflasi. Langkah ini diambil menyusul rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak bersubsidi.

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Steven Greatness

TRIBUNNEWS.COM, PONTIANAK - Bank Indonesia Kalimantan Barat memprediksikan laju angka inflasi Kalbar pada Mei 2012 akan terjadi pada kisaran 0,33 persen hingga 0,53 persen.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalbar, Purjoko, mengatakan inflasi Mei 2012 yang diperkirakan berkisar antara 0,33 hingga 0,53 persen adalah berdasarkan hasil pantauan perkembangan harga kebutuhan pangan di empat pasar tradisional Kota Pontianak data historis.

"Hasil pantauan harga kebutuhan pangan di 4 pasar tradisional di kota Pontianak oleh tim dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kalimantan Barat hingga minggu keempat bulan Mei menunjukkan bahwa sebagian besar bahan pangan cenderung turun dibandingkan bulan April," ujarnya kepada Tribun Pontianak (Tribun Network), Rabu (30/5/2012).

Purjoko memaparkan, kelompok bahan pangan pokok, beras pandan wangi dan beras lokal kembali mengalami penurunan harga masing-masing -0,78 persen dan -0,89 persen. Sedangkan hanya jenis beras IR64 yang terpantau mengalami kenaikan harga sebesar 0,67 persen dan jenis beras lainnya terpantau stabil.

Secara umum ada kecenderungan komoditas beras mengalami deflasi. Penurunan serentak juga dialami oleh komoditas cabai. Harga cabai merah besar keriting, cabai merah besar biasa, dan cabai rawit terpantau turun hingga mencapai -16,36 persen, -16,94 persen dan -30,50 persen.

Sementara beberapa komoditas bumbu-bumbuan lain yang mengalami inflasi adalah bawang merah (14,54 persen), dan bawang putih (0,33 persen). Tren penurunan harga juga berlanjut pada komoditas peternakan. Harga daging ayam ras mengalami penurunan -3,86 persen.

Diperkirakan stok daging ayam ras masih mengalami over supply di pasaran. Penurunan harga juga dialami produk peternakan lainnya seperti daging ayam kampung, telur ayam ras dan telur ayam kampung yang mengalami deflasi pada level minimal masing-masing sebesar -1,27 persen, -0,42 persen dan -1,55 persen.

Pada komoditas perikanan, ikan tongkol dan udang basah mengalami deflasi sebesar -1,16 persen dan -2,32 persen. Sedangkan ikan bawal, ikan gembung, dan ikan tenggiri mengalami inflasi masing-masing sebesar 0,08 persen, 0,80 persen dan 0,87 persen.

"Dari komoditas non pangan, harga emas terpantau meningkat sekitar 1,42 persen. Sementara harga ongkos angkutan udara terpantau cukup stabil meskipun sempat mengalami kenaikan saat cuti bersama pada minggu ketiga bulan Mei 2012," jelasnya.

Baca juga:

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat