TRIBUNNEWS.COM,GRESIK - Buruh kembali bergejolak di Kota Pudak Gresik.
Ratusan buruh yang tergabung dalam Solidaritas Perjuangan Buruh Indonesia (SPBI) Gresik, berunjuk rasa menolak mahalnya biaya pendidikan, Kamis (5/7/2012), sebab upah buruh tidak sesuai dengan tingginya biaya pendidikan.
Massa berkumpul di pertigaan Jl Raya Maduran dengan menggunakan mobil pick up untuk mengangkut sound system dan mengendarai motor.
Dalam aksi tersebut akan berjalan menuju Kantor Wilayah Agama Kabupaten Gresik Jl Jaksa Agung Suprapto kemudian dilanjutkan ke Kantor Dinas Pendidikan Jl Arif Rahman Hakim dan Kantor Pemkab Gresik Jl Dr Wahidin Sudirohusodo.
"Kami para buruh berunjuk rasa karena biaya masuk ke lembaga pendidikan di Gresik sangat mahal, tidak sesuai dengan upah yang diterima para buruh," tegas Agus Budiono dalam orasinya.
Dalam aksi tersebut ada tiga buruh yang menggunakan baju Sekolah Dasar, sebagai simbol 'anak buruh dilarang sekolah karena biaya mahal'. Bahkan anak-anak yang masih berusia lima tahun juga diajak berunjuk rasa.
- Gubenur Jatim Buka Pertemuan Ilmiah Tahunan PERDAMI
- Maling Curi Motor di Parkiran Polsek
- Pasien Gagal Ginjal Akhirnya ke RS Swasta
- Nurul Menangis Jika Tidak Makan Obat Nyamuk
- Pembukaan KWF Berlangsung Meriah


Yahoo! OMG